√ Tempat Sampah dan Manfaatnya untuk Lingkungan

Jual Tong Sampah Fiberglass  

Apa yang dimaksud dengan tempat sampah (waste container)? Tempat sampah adalah tempat atau wadah yang digunakan untuk menampung sampah secara sementara yang biasanya terbuat dari besi logam, plastik, dan fiberglass.

Didalam ruangan, tempat sampah pada umumnya disimpan di dapur dan fungsinya adalah untuk membuang sisa kegiatan dapur seperti sisa sayuran, buah-buahan, sisa plastik kemasan produk, dan lainnya. Ada juga tempat sampah khusus untuk kertas yang digunakan di kantor.

Saat ini, Beberapa tong sampah memiliki tutup di bagian atas untuk mencegah bau keluar dari tempat sampah. Sebagian besar harus dibuka dengan tangan, namun kini banyak yang menggunakan pedal agar lebih mudah membuka tutupnya.

Baca Juga: Pengertian Sampah Menurut Para Ahli

Tempat sampah biasanya merupakan tempat penyimpanan sementara untuk sampah seperti logam dan plastik.

Di rumah, tempat sampah sering disimpan di dapur untuk sisa makanan seperti kulit buah dan botol. Ada juga baki kertas khusus untuk penggunaan kantor. Beberapa tong sampah memiliki tutup di bagian atas untuk mencegah bau keluar dari tempat sampah. Sebagian besar harus dibuka dengan tangan, namun kini banyak yang menggunakan pedal agar lebih mudah membuka tutupnya.

Tempat sampah rumah tangga seringkali dilapisi dengan kantong agar mudah dibuang, sehingga Anda tidak perlu memindahkan sampah saat sudah penuh. Yang harus Anda lakukan adalah mengeluarkan kantong tersebut dan menggantinya dengan yang baru. Hal Ini memudahkan kita dalam proses pembuangan sampah.

Baca : Pentingnya Menjaga Kebersihan di Lingkungan

Fungsi Tempat Sampah Pada Fasilitas Umum

Beberapa tempat fasilitas umum seperti taman memiliki tempat sampah yang sudah disediakan. Hal ini untuk menghindari kebiasaan kotor yang mempengaruhi keindahan dan kesehatan lingkungan serta etika sosial.

Semua sampah yang terkumpul biasanya diangkut dengan truk sampah dan diangkut ke insinerator, tempat pembuangan, atau penghancur sampah. Di beberapa tempat ada juga layanan pengumpulan daur ulang dengan satu atau lebih tempat sampah untuk didaur ulang.

Tempat sampah khusus ini ditampilkan (biasanya berwarna) sesuai dengan jenis limbah yang dapat ditampung. Bahan yang disediakan untuk menampung sampah antara lain kertas, kaca, logam, plastik dan sampah yang dapat dijadikan kompos (organik).

Membuang sampah pada tempatnya pada dasarnya adalah bagaimana kami berkontribusi pada pengelolaan sampah yang lebih baik.

Baca juga: Tips Menjaga Kebersihan

Jenis-Jenis Warna Tempat Sampah

Ini tidak hanya mempromosikan sanitasi dan kesehatan lingkungan, tetapi juga membantu mencegah bencana seperti banjir.

Untuk itu, biasakan untuk membedakan dan membuang sampah berdasarkan jenis sampahnya. Ternyata ada peraturan yang mengatur warna tempat sampah tergantung dari jenis sampah yang dibuang ke tempat sampah.

Berikut ini beberapa warna tempat sampah dengan penjelasan fungsinya, diantaranya:

  • Hijau: Tempat sampah hijau diisi dengan sampah organik. Sampah organik termasuk sampah alami yang mudah terurai di alam, seperti sisa makanan, ranting dan daun. Sampah organik juga bisa dijadikan bahan untuk membuat kompos.
  • Kuning: Tempat sampah dengan warna kuning diisi dengan sampah anorganik. Misalnya plastik, styrofoam, kaleng, dan lainnya. Sampah anorganik adalah sampah atau benda yang dihasilkan mesin yang hanya dapat terurai di dalam tanah selama ratusan tahun. Sampah anorganik dapat menyebabkan kerusakan lingkungan karena sulit terurai.
  • Merah: Tong sampah merah diisi dengan zat berbahaya dan beracun (B3). Contohnya adalah bahan kimia, komponen elektronik dan pecahan kaca.
  • Biru: Tempat sampah warna biru khusus untuk kertas untuk mempermudah dalam proses daur ulang.
  • Abu-abu: Tempat sampah dengan warna abu-abu berisi popok bekas, pembalut perempuan, permen karet, dan lainnya.

Baca juga: Manfaat Gerobak Sampah untuk Pengelolaan Sampah

Kebiasaan membuang sampah pada tempatnya harus dijaga selama budidaya oleh mereka yang suka membersihkan lingkungan dan mereka yang terus beregenerasi untuk menghindari masalah sampah seperti genangan air, bakteri penyebab gangguan pencernaan dan berbagai jenis kulit.

Membersihkan dan membuang sampah pada tempatnya harus dilakukan dengan terus-menerus, dan dijadikan sebuah kebiasaan, bukan sebagai sesuatu yang menghambat atau membuat kita malas.

Kebiasaan tidak membuang sampah sembarangan juga harus dijadikan contoh untuk orang-orang, dan dijadikan budaya sehari-hari.

Baca juga: Cara Membuat Tempat Sampah dari Botol Bekas

Sediakan Tempat Sampah di Lingkunganmu

Untuk meningkatkan kebersihan lingkungan atau meminimalisir membuang sampah sembarangan maka perlu adanya tempat sampah disetiap sudut, baik itu di perumahan, perkantoran, hotel, sekolah, kampus, fasilitas umum dan lainnya.

Kami menyediakan tempat sampah dengan kualitas terbaik mulai dari tempat sampah fiberglass, tempat sampah plastik HDPE, Gerobak Sampah,Kontainer Sampah, Gunting Taman, Gunting Rumput, Sapu lidi, Cangkrang, Golok, Cangkul, dan lainnya masih banyak lagi macamnya.

Tersedia Pilihan Tong Sampah

Pengelolaan Sampah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun)

Jual Tong Sampah  

Apa itu limbah B3? Limbah B3 adalah singkatan dari Bahan Beracun dan Berbahaya dalam PP No.101 Tahun 2014 adalah sisa usaha atau kegiatan yang mengandung zat atau bahan yang secara langsung atau tidak langsung mencemari, merusak, atau membahayakan lingkungan, kesehatan, atau keberadaan orang dan mahluk hidup lainnya.

Limbah B3 umumnya diyakini mengandung zat anorganik berbahaya atau teratogenik. Teratogenik itu sendiri adalah zat berbahaya yang dapat menyebabkan pertumbuhan abnormal. Dalam kedokteran, misalnya, pertumbuhan sel selama kehamilan dapat merusak embrio.

Sering kita menjumpai limbah B3 dalam kehidupan sehari-hari, namun karena kurangnya pemahaman dan tanpa sadar memperlakukannya sebagai limbah biasa. Padahal, efek jangka panjang sangat berbahaya pada lingkungan dan kesehatan.

Artikel lainnya : Manfaat Ekonomi dari Pemilahan Sampah

Undang-Undang Republik Indonesia Tentang Pengelolaan Sampah

Limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun), tergantung pada sifat atau konsentrasi dan jumlahnya, secara langsung atau tidak langsung dapat merusak atau mencemari lingkungan karena limbah mengandung zat beracun dan membahayakan kesehatan manusia.

Undang-Undang Republik Indonesia No. 18 Tahun 2008 yang membahas Tentang Pengelolaan Sampah, sampah B3 yang meliputi:

  1. Sampah yang bahan berbahaya dan beracun.
  2. Sampah limbah termasuk limbah B3.
  3. Sampah yang dihasilkan akibat dari bencana.
  4. Pembongkaran puing-puing konstruksi bangunan.
  5. Sampah yang tidak dapat diolah secara teknis.
  6. Produksi sampah reguler.

Baca juga: Cara Memilih Tempat Sampah Terbaik

Ciri-Ciri Limbah B3

Berikut ini adalah ciri-ciri limbah B3 menurut Peraturan Pemerintah No. 85 Tahun 1999 Limbah B3 diantaranya:

  1. Berpotensi Ledakan. Limbah dapat meledak pada suhu dan tekanan standar (25 derajat C, 760 mmHg) atau menghasilkan gas panas di bawah tekanan tinggi dari reaksi kimia atau fisik yang dapat dengan cepat merusak lingkungan sekitar.
  2. Berpotensi Terbakar; Limbah yang memiliki salah satu sifat berikut ini: • Alkohol dalam bentuk cair kurang dari 2% volume atau titik nyala 60 derajat atau kurang,  percikan api, percikan api atau sejenisnya pada tekanan udara 760 mmHg. • Tidak cair. Pada suhu dan tekanan standar, gesekan, pengeringan atau perubahan kimia dapat menyebabkan kebakaran spontan, yang dapat menyala terus menerus selama pembakaran. • Limbah yang mudah terbakar di bawah tekanan. • Limbah pengoksidasi.
  3. Sifatnya Reaktif, Reaksi didefinisikan sebagai reaksi yang menunjukkan salah satu ciri berikut: • Dalam kondisi normal, reaksi bersifat volatil dan dapat menyebabkan perubahan tanpa meledak. • Dapat bereaksi hebat bila dengan air. • Mudah meledak bila dicampur dengan air, menghasilkan gas, uap, atau asap beracun yang berbahaya bagi kesehatan manusia dan lingkungan. • Limbah sianida, sulfida, atau amonia pada kondisi pH antara 2 dan 12,5 dapat menghasilkan gas, uap, atau asap beracun yang berbahaya bagi kesehatan manusia dan lingkungan.

Baca : Pentingnya Menjaga Kebersihan di Lingkungan

Potensi Berbahaya Lainnya

  1. Berracun: Limbah mengandung bahan pencemar yang bersifat racun bagi manusia dan lingkungan serta dapat menyebabkan kematian atau penyakit serius jika masuk ke dalam tubuh melalui penghirupan, melalui kulit atau melalui mulut.
  2. Limbah infeksius, laboratorium atau limbah lain yang terkontaminasi bakteri infeksius. Limbah ini berbahaya karena mengandung bakteri seperti hepatitis dan kolera yang dapat menginfeksi pekerja, pemulung dan masyarakat sekitar pembuangan sampah akhir (TPA).
  3. Korosi: Limbah yang memiliki salah satu karakteristik tersebut sebagai berikut: • Menyebabkan iritasi kulit (luka bakar). • Menginduksi karat pada lembaran baja pada 550 ° C dengan laju korosi lebih dari 6,35 menit / tahun. • Pada pH 2 atau kurang untuk limbah asam dan 12,5 atau lebih untuk basa.

Baca Juga : Fungsi Warna Pada Tempat Sampah

Jenis-Jenis Limbah B3 di Lingkungan Sekitar

  1. Limbah B3 dari sumber yang tidak ditentukan. Atau B3 bukan dari proses utama, tetapi dari perawatan peralatan, pembersihan, inhibitor korosi, kerak, pengemasan, dll.
  2. Limbah B3 dari sumber tertentu. Artinya, sisa bahan baku, produk atau proses B3 dari suatu industri atau kegiatan tertentu.
  3. Limbah B3 dari bahan kimia kadaluarsa, tumpahan, kemasan bekas, dan limbah yang tidak memenuhi spesifikasi.

Kegiatan sehari-hari yang kita lakukan, terutama di lingkungan tempat tinggal kita, menghasilkan limbah sisa atau yang biasa disebut dengan limbah.

Limbah rumah tangga tidak hanya menghasilkan limbah makanan bekas tetapi juga limbah kategori B3, sehingga jelas memerlukan penanganan khusus.

Jenis limbah tersebut antara lain aki bekas, lampu neon dan bohlam bekas, kemasan cat, kosmetik, atau pelumas kendaraan yang seringkali mengandung bahan penyebab kesehatan lainnya seperti logam merkuri.

Baca Juga: Pengertian Sampah Menurut Para Ahli

Merkuri logam biasa terkandung dalam baterai sampah B3 dikelompokkan berdasarkan jenis kegiatan bahan produk bekas dan sumbernya, sebagai berikut:

 

 

Pengelolaan Limbah B3 Rumah Tangga

Pengelolaan limbah B3 rumah tangga sebenarnya menggunakan pendekatan yang sama dengan industri. Ini tentang mengurangi dan mendaur ulang sampah.

Tahap pengolahan limbah rumah tangga B3 dimulai dengan pemilahan. Limbah B3 harus dipisahkan dan dipisahkan dari sampah organik dan anorganik. Limbah B3 yang terkumpul kemudian dimasukkan ke dalam wadah yang aman. Pastikan Anda memakai sarung tangan saat melakukan ini.

Selain itu, jika pengelolaan limbah B3 dilakukan secara gotong royong dengan warga di tempat tinggal Anda, maka langkah selanjutnya adalah pengumpulan dan penyimpanan massal, pengangkutan dan penyimpanan sementara. Semuanya harus dilakukan dengan pendekatan pengelolaan limbah B3, mengikuti peraturan pemerintah dan saran ahli.

Kita harus berperan baik dalam mengolah limbah B3 tidak hanya sebagai warga negara tetapi juga sebagai konsumen. Kurangi konsumsi produk yang mengandung zat berbahaya dan utamakan produk ramah lingkungan.

Selain itu, penggunaan yang tepat dapat memperpanjang umur produk. Misalnya, Anda dapat membersihkan baterai perangkat elektronik agar lebih awet, atau menghemat penggunaan bahan pembersih.

Baca juga: Manfaat Gerobak Sampah untuk Pengelolaan Sampah

JENIS JENIS LIMBAH B3

Inilah enam jenis limbah B3 yang paling sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari, namun seringkali tidak terkelola:

Baterai Bekas

Sisa baterai bekas mungkin dibuang ke tempat sampah. Mereka juga digunakan untuk membuang sampah plastik dan kertas bekas.

Untuk saat ini, baterai bekas mengandung bahan kimia berbahaya dan harus dibuang satu per satu. Baterai biasanya mengandung campuran mangan, karbon, MnO2 (mangan dioksida), debu karbon, dan NH Cl (amonium klorida).

Baterai isi ulang mengandung kadmium, nikel dan alkali (kalium hidroksida). Jika dibuang sembarangan, bahan kimia tersebut dapat mencemari tanah dan air tanah dan secara tidak langsung masuk ke dalam rantai makanan melalui tanaman yang dikonsumsi manusia.

Keracunan logam kadmium adalah tekanan darah tinggi, kerusakan ginjal, kehilangan sel darah merah, sakit perut, dan patah tulang sederhana. Kadar mangan yang tinggi dapat menyebabkan keracunan dan kerusakan saraf pada manusia. Hal ini dapat menyebabkan halusinasi, penyakit Parkinson, emboli paru, dan bronkitis.

Baca juga:Cara Membuat Tempat Sampah dari Botol Bekas

Lampu dan Bohlam TL

Bagaimana dengan lampu lama di kantor atau di rumah? Apakah Anda membuangnya ke tempat sampah atau memisahkannya dari jenis sampah lain? Lampu fluorescent dan TL mengandung nikel dan merkuri, yang sangat berbahaya bagi metabolisme tubuh Anda, jadi mulailah memisahkan limbah dari lampu.

Lampu neon memiliki 5 miligram merkuri dalam bentuk bubuk atau uap. Uap merkuri ini adalah racun saraf atau racun, yang sangat berbahaya dan bisa berakibat fatal bagi otak dan ginjal. Akumulasi di dalam tubuh dapat membahayakan sistem saraf, perkembangan dalam kandungan, dan jaringan tubuh. Pada anak-anak, merkuri bahkan dapat menyebabkan penurunan IQ yang berdampak serius pada usia lanjut.

Oli Bekas

ini biasa digunakan pada motor listrik seperti genset yang digunakan pada bangunan komersial seperti pusat perbelanjaan seperti gedung perkantoran, apartemen dan pusat perbelanjaan, namun oli ini mengandung logam berat yang berbahaya bagi tubuh manusia. Secara medis, logam berat ini dapat merusak ginjal, saraf dan menyebabkan penyakit berbahaya seperti kanker.

Baca juga: Undang-Undang Pengelolaan Sampah

Aki Bekas (ACCU)

Istilah aki bekas sudah tidak asing lagi bagi siapa saja yang bekerja di industri otomotif. Namun tahukah Anda bahwa aki bekas juga merupakan limbah B3 yang perlu dibuang dengan benar? Mengapa? Menurut data yang diberikan oleh Australian Joint Environmental Impact Assessment Agency, debu timbal yang terkandung di dalamnya dapat mencemari lingkungan, dan air aki bekas bersifat korosif sehingga mengandung limbah B3.

Air dalam baterai bekas dapat merusak atau berdampak buruk pada benda lain. Selain bagi manusia, bisa berbahaya bagi mata, kulit, sistem pernapasan dan yang lebih serius secara medis.

Limbah Toner

Contoh lain produk yang sangat familiar digunakan di kantor adalah printer yang perlu menggunakan tinta. Bubuk toner adalah limbah B3 dan tidak boleh disamakan dengan limbah biasa.

Bubuk toner printer ini mengandung karbon aktif dalam toner yang mengandung karsinogen yang sangat berbahaya bagi kesehatan. Partikel tinta sangat kecil sehingga tidak terlihat oleh mata manusia dan dapat tetap berada di udara untuk waktu yang lama.

Bayangkan menghirup udara ini tanpa menyadari konsekuensinya. Singkatnya, dapat menyebabkan iritasi kulit dan mata, sakit kepala, gatal-gatal, masalah pernapasan, dan bahkan banyak kondisi medis seperti kanker.

Baca juga: Tips Menjaga Kebersihan

E-Waste

Apa itu limbah elektronik E-Waste?Sampah elektronik adalah sampah segala macam alat elektronik yang sudah tidak terpakai lagi, seperti televisi, smartphone, AC, mesin cuci, kamera pengintai, dan telepon genggam.

Menurut statistik yang diterbitkan oleh Global E-Waste, jumlah limbah elektronik yang dihasilkan pada tahun 2019 adalah yang tertinggi di Asia (2,9 juta ton), diikuti oleh Amerika Serikat (13,1 juta ton) dan Eropa (12 juta ton).

Afrika dan Oseania masing-masing menghasilkan 2,9 juta ton dan 700.000 ton limbah elektronik, namun berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan karena terbukti mengandung zat beracun seperti merkuri . Aliran limbah elektronik yang tidak terdokumentasi mengandung hingga 50 ton merkuri.

Selain enam kategori limbah di atas, terdapat lebih dari 90 jenis limbah B3 yang diklasifikasikan dalam PP.101 Tahun 2014, dan perincian menurut sektor manufaktur dapat ditemukan dalam panduan lengkap kategori limbah tersebut.

Limbah B3 Setelah mengetahui jenis sampah dan risiko pembuangan yang tidak tepat, kita akan mulai membuangnya dengan benar.

Baca juga: Pentingnya Tempat Sampah

Sediakan Tempat Sampah di Lingkunganmu

Untuk mengatasi masalah sampah yang ada dilingkungan masyarakat, tempat sampah merupakan solusi untuk menghindari bencan seperti banjir, pencemaran lingkungan dan lain-lain. Tempat sampah yang kami berikan tersedia dengan harga terjangkau untuk Anda.

Kami menyediakan tempat sampah dengan kualitas terbaik mulai dari tempat sampah fiberglass, tempat sampah plastik HDPE, Gerobak Sampah,Kontainer Sampah, Gunting Taman, Gunting Rumput, Sapu lidi, Cangkrang, Golok, Cangkul, dan lainnya masih banyak lagi macamnya.

Tersedia Pilihan Tong Sampah

Fungsi Warna Pada Tempat Sampah Plastik HDPE

Tempat sampah hanyalah salah satu jenis wadah yang digunakan sebagai tempat sampah. Namun karena fungsinya, tempat sampah menjadi salah satu barang penting yang harus dimiliki setiap keluarga. Bayangkan jika tidak ada tempat sampah plastik seperti itu, di mana sampah rumah tangga akan disimpan? Atau, seperti apa rumah jika tidak ada tempat sampah? Pasti kotor dan berserakan.

Baca Juga : Hal Terpenting dalam Menjaga Kebersihan

Tempat Sampah Tidak dapat Digantikan

Padahal, setiap pemilik rumah harus sadar bahwa tidak ada furnitur lain yang bisa menggantikan peran tempat sampah. Kalaupun ada, furnitur pengganti tidak boleh digunakan atau dipakai kembali.

Karena seperti tempat sampah biasa, semua kotoran, debu, dan barang-barang yang tidak terpakai akan berkumpul di sana, paling tidak sampai akhirnya sampai di tempat pembuangan sampah. Sehingga akan sangat menjijikan jika furniture lain yang selama ini dijadikan tempat sampah berfungsi kembali sesuai dengan namanya.

Dilihat dari tipenya, ada banyak sekali tempat sampah yang umum beredar di pasaran. Mulai dari tempat sampah besar,dan keranjang plastik, kotak stainless steel, hingga tong sampah custom berbahan fiber. Masing masing punya kelebihan dan kekurangan. Misalnya, tempat sampah stainless steel lebih awet dan tahan lama dibandingkan keranjang plastik. Tapi tentu saja, stainless steel lebih mahal dari pada plastik.

Terlepas dari bahannya, yang terbaik bagi pemilik rumah adalah menempatkan setidaknya dua tempat sampah di tempat tinggal mereka. Satu digunakan untuk sampah organik dan satu lagi digunakan untuk sampah anorganik. Kedua jenis ini akan membantu kita di rumah dalam proses pembuangan dan daur ulang sampah.

Baca : Pentingnya Menjaga Kebersihan di Lingkungan

Masalah Sampah di Indonesia

Sampah kini tidak hanya menjadi masalah di negeri ini, tetapi sudah menjadi masalah dunia. Saat ini, kita mulai dipaksa untuk menyadari bahwa sampah yang kita hasilkan setiap hari tidak bisa begitu saja dibuang ke tempat sampah tanpa bertanya-tanya akan menjadi apa sampah itu di masa depan. Sampah meluap, dan bahkan lautan pun penuh dengan sampah!

Gerakan kesadaran lingkungan mulai menjadi kesadaran nasional dan juga kesadaran global.

Sekarang bukan waktunya untuk acuh tak acuh dan diam saja terhadap sampah ini! Kami hanya ingin memastikan bahwa yang penting adalah apakah hidup kita sendiri bahagia, dan kita tidak ingin tahu dunia seperti apa yang akan kita wariskan kepada generasi di bawah kita, anak cucu kita?

Dunia yang penuh sampah, tanah dan udara yang tercemar, untuk ditinggali anak-anak kita nanti? Manusia, apakah Anda ingin memulai sekarang, atau menunggu sampai dunia tidak cocok untuk hidup kita? Apakah Planet Mars adalah tujuan kita selanjutnya, mari kita mencemarinya dengan kebodohan dan ketidaktahuan kita?

Sampah perlu diperlakukan dengan baik untuk mempromosikan dekomposisi dan mengurangi pencemaran lingkungan, yang pada akhirnya mempengaruhi kesehatan kita sendiri. Apa yang bisa kita lakukan untuk mendukung kesadaran nasional ini?

Tempat sampah yang saat ini tersedia di tempat umum terdiri dari beberapa tempat sampah dengan lima warna berbeda.

Itu tidak diwarnai untuk keinginan mempercantik dekorasi! Tempat sampah dibuat dengan lima warna berbeda untuk membedakan jenis sampah yang dimasukkan ke dalamnya.

Sampah yang terklasifikasi akan diangkut dan diolah kembali oleh dinas lingkungan hidup dan kebersihan. Dengan mengolah sampah berdasarkan pengelompokan ini, kami telah melakukan satu hal untuk mendukung kesadaran masyarakat akan sampah ini.

Baca juga : Sosialisasi Tempat Sampah

Jenis dan Fungsi Tempat Sampah

Kelima tong sampah ini tidak hanya bisa dibedakan berdasarkan warna, tetapi juga biasanya terdapat teks dan informasi tentang jenis sampah yang boleh dibuang ke tong sampah. Berikut ini adalah jenis-jenis tempat sampah dan fungsinya.

Baca juga : Pengertian Sampah Menurut Para Ahli

1. Tempat Sampah Hijau

Tempat sampah ini dapat digunakan sebagai tempat untuk meletakkan sampah organik. Sampah tersebut termasuk sampah yang mudah terurai, seperti sampah rumah tangga berupa sisa makanan, sayuran, buah-buahan, dedaunan, dan potongan rumput dan lainnya.

Sampah organik ini bisa diubah menjadi kompos. Memisahkannya dari jenis sampah lain mempercepat pemrosesan pengolahan sampah.

2. Tempat Sampah Warna Kuning

Tempat sampah ini digunakan untuk menyimpan sampah non organik berupa sampah plastik seperti gelas bekas dan botol PET, gelas untuk air minum dan minuman beraroma lainnya.

Sampah non-organik lebih keras bahkan non-biodegradable dan harus didaur ulang untuk diolah menjadi produk plastik lainnya di pabrik pengolahan sampah plastik.

3. Tempat Sampah Warna Merah

Tempat sampah ini digunakan sebagai tempat menampung sampah yang tergolong B3 atau bahan berbahaya dan berbahaya. Limbah B3 ini adalah limbah kaca atau kaca, kemasan deterjen, kemasan anti serangga, lampu pecah, cakram, remah compact disc, baterai, bahan kemasan pestisida, herbisida, dll. bahan kimia lain dan sejenisnya mencemari tanah. Peralatan. Bahaya air tanah dan kesehatan.

4. Tempat Sampah Warna Biru

Tempat sampah ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan sampah kertas. Limbah kertas sebenarnya adalah sampah organik karena terbuat dari pulp kayu dan terurai secara alami.

Namun, karena kertas tidak hanya mengandung pulp kayu tetapi juga bahan kimia, disarankan agar kertas diperlakukan dan didaur ulang. Limbah kertas umumnya didaur ulang menjadi bahan baku pembuatan kertas. Ada juga kertas bekas yang digunakan untuk membuat kerajinan.

Baca Juga : Pentingnya Memisahkan Sampah Organik dan Anorganik

5. Tempat Sampah Warna Abu-abu

Tempat sampah ini dapat digunakan sebagai tempat pembuangan sampah yang tidak memenuhi keempat kategori lainnya yang disebutkan pada poin sebelumnya. Sampah ini disebut sampah sisa (Residu).

Sekarang setelah kami menyertakan lima warna sampah, kami akan menunjukkan cara membuang sampah berdasarkan kategori sampah. Saat memilah sampah, jangan lupa nyanyikan “Tempat sampah ada 5 warna berbeda.

Kebanyakan orang Indonesia membuang sampahnya ke tempat sampah. Seperti yang Anda ketahui, saat ini banyak kotak dan keranjang di ruang publik dengan warna berbeda sesuai peraturan. Sayangnya masih banyak orang yang membuang sampah yang tidak sesuai dengan warna kotak dan membuatnya tidak sesuai keinginan.

Mari pelajari lebih lanjut tentang fitur fungsi warna tempat sampah.

Sobat erat, pengertian tertib pembuangan sampah pada tempatnya jelas harus dibarengi dengan tertib pembuangan sampah menurut kotak dan peruntukannya. Ini akan memudahkan daur ulang sampah di masa depan.

Selain mengelompokkan sampah organik dan anorganik, di tempat-tempat umum saat ini banyak kita jumpai tempat sampah dengan warna berbeda yang ditempatkan pada waktu yang bersamaan. Masing-masing warna tersebut memiliki arti dan fungsi klasifikasi tertentu untuk limbah tertentu.

Fungsi Warna Pada Tempat Sampah

Pertama tempat sampah berwarna merah ini diperuntukan untuk limbah atau limbah yang mengandung zat berbahaya dan beracun, disebut juga limbah B3 (Bahan Beracun Berbahaya). Misalnya, baterai, lampu neon, piringan hitam, film, benda tajam, obat nyamuk, dan sejenisnya mengandung bahan kimia beracun, termasuk limbah elektronik.

Limbah B3 yang tidak dapat didaur ulang harus diisolasi karena dapat berbahaya bagi lingkungan, berbahaya bagi kesehatan dan mengancam keberadaan manusia dan organisme lain.

Lalu ada tong sampah hijau untuk sampah organik yang bisa dikomposkan dan yang bisa dikomposkan. Contoh sampah organik antara lain sisa makanan, daun kering, sisa buah dan sayur. Sampah organik ini dapat digunakan sebagai bahan pengomposan. Dengan memisahkan sampah anorganik dan B3, keberadaan sampah ini juga mempercepat proses pengomposan.

Nah, kalau sampah kuning yang dimaksud adalah sampah anorganik yang dihasilkan dari bahan non organik. Anorganik artinya bakteri tidak dapat terurai secara alami dan membutuhkan waktu yang lama untuk terurai. Namun, sampah anorganik dapat digunakan kembali. Misalnya sampah kemasan plastik, makanan kaleng, besi/logam, botol kaca, kain, tekstil, dll.

Tempat sampah biru didedikasikan untuk menerima sampah yang dapat didaur ulang. Misalnya kertas, karton, kardus atau koran bekas dan buku.

Tempat sampah abu-abu dimaksudkan untuk menampung semua sisa sampah yang dapat ditimbun di samping keempat jenis sampah yang disebutkan di atas.

Misalnya, membuang popok, puntung rokok, permen karet, dll. itu fitur tempat sampah yang warnanya berbeda sehingga Anda bisa memperbaikinya sebelum membuangnya.

Meski terdengar rumit dan memiliki banyak aturan, namun sangat efisien untuk memisahkan dan menerapkan klasifikasi sampah untuk menciptakan lingkungan yang bersih. Buanglah sampah pada tempatnya.

Solusi Mengatasi Masalah Tempat Sampah

Untuk itu kami menyediakan solusi untuk mengatasi masalah sampah yang ada dilingkungan masyarakat, harga tempat sampah yang kami berikan terjangkau untuk Anda.

Kami menyediakan tempat sampah dengan kualitas terbaik mulai dari tempat sampah fiberglass, tempat sampah plastik HDPE, Gerobak Sampah,Kontainer Sampah, Gunting Taman, Gunting Rumput, Sapu lidi, Cangkrang, Golok, Cangkul, dan lainnya masih banyak lagi macamnya.

Tersedia Pilihan Tong Sampah

√ Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Tempat Sampah Plastik Sebagai Tempat Sampah

Tong Sampah Pilah Plastik HDPE

Salah satu jenis tempat sampah yang dapat digunakan untuk penggunaan di luar ruangan adalah tempat sampah plastik. Plastik biasanya dipilih sebagai bahan pembuatan produk tempat sampah, dan produk ini perlu disimpan dengan baik agar air atau bahan lain selain plastik tidak menimbulkan polusi.

Salah satu pemanfaatan plastik dalam kehidupan sehari-hari adalah dengan memanfaatkan plastik untuk membuat tempat sampah. Plastik banyak digunakan sebagai bahan pembuatan tempat sampah, salah satunya karena sifatnya yang kedap air seperti yang telah disebutkan di atas.

Baca Juga : Hal Terpenting dalam Menjaga Kebersihan

Kelebihan Tempat Sampah Plastik

Jika digunakan sebagai tempat sampah di luar rumah, bahan tempat sampah plastik ini sangat bagus karena dapat menjaga tempat sampah tetap kering. Sampah yang dibasahi oleh air mengalir dapat membusuk, terutama jika sampah tersebut organik.

Pada saat yang sama, jika sampah kering adalah sampah non-organik yang tidak terendam akan menjadi tempat berkembang biak nyamuk. Selain tahan air, tempat sampah ini memiliki banyak keunggulan lainnya. Tong sampah plastik ini memiliki banyak keunggulan.

Baca : Pentingnya Menjaga Kebersihan di Lingkungan

Tempat Sampah Outdoor

Tempat sampah luar ruangan adalah tempat sampah yang penting. Hal ini berkaitan dengan kebersihan lingkungan Anda. Jika Anda tidak memiliki fasilitas pembuangan sampah di luar rumah, Anda akan kesulitan mengumpulkan sampah rumah tangga.

Oleh karena itu, penggunaan tempat sampah terakhir di rumah Anda sangatlah penting. Saat memilih tempat sampah yang bisa diletakkan di luar ruangan, anda harus memilih tempat sampah yang pas dengan kondisi di Indonesia.

Baca juga : Sosialisasi Tempat Sampah

Saat musim hujan mendekat, penting untuk mencari tempat sampah yang tahan air. Dalam hal ini, penggunaan tempat sampah plastik sangat cocok untuk penggunaan di luar ruangan. Selain tahan terhadap hujan, bahan plastik juga memiliki ketahanan panas.

Meski daya tahannya tidak sebaik terbakar, bahan plastik ini tahan terhadap suhu tinggi dari matahari. Oleh karena itu, Anda tidak perlu khawatir apakah tempat sampah plastik yang Anda miliki akan berubah bentuk.

Kelebihan Lainnya Pada Tempat Sampah Plastik

Keunggulan selanjutnya dari tempat sampah plastik ini adalah bobot dari tempat sampah plastik ini. Tempat sampah yang terbuat dari plastik memiliki bobot yang ringan dan mudah dipindahkan, sayangnya jika tempat sampah bukan yang model menempel, maka tempat sampah akan lebih mudah bergerak jika tertiup angin kencang.

Baca juga : Pengertian Sampah Menurut Para Ahli

Kekurangan Pada Tempat Sampah Plastik

Kekurangan dari tempat sampah plastik, plastik merupakan produk yang banyak dipilih karena dapat melindungi peralatan dari air di sekitarnya. Namun, dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, banyak ditemukan material baru dengan kinerja yang lebih baik dari plastik, terutama sebagai bahan untuk tempat sampah.

Bahan fiberglass ini terbuat dari serat kaca. Dibandingkan dengan tempat sampah fiberglass, tempat sampah plastik memang memiliki kelemahan besar. Tempat sampah plastik tahan air, tetapi tidak terlalu andal dalam kondisi suhu tinggi. Tempat sampah plastik mudah pudar di bawah sinar matahari.

Baca Juga : Pentingnya Memisahkan Sampah Organik dan Anorganik

Selain itu, paparan suhu tinggi dan hujan akan membuatnya lebih rentan terhadap korosi. Namun, jika Anda menggunakan tempat sampah plastik jenis ini dengan alat pelindung, maka Anda dapat menemukan tong sampah plastik dapat digunakan dengan waktu yang lebih lama.

Fungsi Warna Pada Tempat Sampah Plastik

Seperti yang sudah Anda ketahui, di tempat-tempat umum, kita sudah mulai banyak menemukan tempat sampah yang tersusun dalam deretan warna yang berbeda-beda, atau disebut tempat sampah terpisah. Menurut peraturan KLHK, setiap jenis sampah memiliki 5 warna berbeda, yaitu hijau, kuning, merah, biru, dan abu-abu.

Hai, masih bingung memilih warna tempat sampah sesuai jenisnya? Agar tidak membingungkan semua orang, mari kita ingat sekali lagi bahwa tempat sampah dibagi menurut warna jenis sampahnya:

  • Hijau: sampah organik (daun, sisa makanan, ranting)
  • Kuning: sampah yang dapat digunakan kembali atau sampah guna ulang seperti (plastik, gelas, kaleng, lampu, baterai, obat nyamuk)
  • Merah: Limbah B3/bahan berbahaya dan beracun (baterai)
  • Biru: daur ulang sampah (Recycle) (kertas, karton, koran)
  • Abu-abu: Residu (tisu, rokok, popok, kapas)

Masih bingung? Pokoknya jangan khawatir ya. Sekarang banyak tersedia ditempat-tempat umum yang menyediakan tempat sampah terpisah, setiap warna tempat sampah memiliki huruf atau logo sehingga Anda dapat dengan mudah mengidentifikasi tempat untuk meletakkan tempat sampah berdasarkan jenis tempat sampah.

Jadi jangan salah lagi mulai sekarang. Gerakan kecil dan sederhana ini dapat sangat bermanfaat bagi pengelolaan sampah dan lingkungan kita.

Solusi Mengatasi Masalah Kekurangan Tempat Sampah

Untuk itu kami menyediakan solusi untuk mengatasi masalah sampah yang ada dilingkungan masyarakat, harga tempat sampah yang kami berikan terjangkau untuk Anda.

Kami menyediakan tempat sampah dengan kualitas terbaik mulai dari tempat sampah fiberglass, tempat sampah plastik HDPE, Gerobak Sampah,Kontainer Sampah, Gunting Taman, Gunting Rumput, Sapu lidi, Cangkrang, Golok, Cangkul, dan lainnya masih banyak lagi macamnya.

Tersedia Pilihan Tong Sampah

Manfaat Ekonomi dari Pemilahan Sampah

Manfaat Ekonomi dari Pemilahan Sampah

Jual Tong Sampah Fiberglass

Masalah sampah bukanlah masalah baru di masyarakat. Sampah bisa berasal dari mana saja, mulai dari sisa makanan sehari-hari, kemasan plastik bekas, minuman atau makanan kaleng, kertas bekas hingga botol kaca. Salah satu langkah utama dalam pengelolaan sampah adalah pemilahan sampah. pemilah antara sampah organik dan sampah anorganik. Menurut warna tempat sampah pada umumnya, sampah dapat dibedakan menjadi setidaknya 3 jenis diantaranya:

  1. Tempat Sampah Hijau = Organik Sampah organik adalah sampah yang mudah terurai, seperti sisa makanan, ranting, daun, dan lain-lain. Sampah organik dapat diolah menjadi kompos.
  2. Tempat Sampah Kuning = Anorganik Sampah anorganik adalah sampah yang sulit terurai di alam. Sampah anorganik meliputi plastik, kertas, kaca, dan kaleng/logam. Sampah anorganik dapat digunakan kembali dan/atau didaur ulang sebagai bahan baku yang serupa dengan produk baru.
  3. Tempat Sampah Merah = B3 (zat berbahaya dan beracun) Limbah B3 secara langsung atau tidak langsung akan mencemari lingkungan dan dapat membahayakan kelangsungan hidup manusia dan organisme lainnya. Limbah B3 yang ada di sekitar kita antara lain aki bekas, insektisida, hair spray, deterjen, dan pembersih lantai.

Baca Juga : Pentingnya Memisahkan Sampah Organik dan Anorganik

Dampak Positif dari Pemilahan Sampah bagi Ekonomi Masyarakat

Pemilahan sampah dapat membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui keberadaan bank sampah. PERMEN LH Nomor 13 Tahun 2012 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengurangan, Penggunaan Kembali, dan Daur Ulang Melalui Bank Sampah Pasal 1 ayat 2 mendefinisikan bank sampah sebagai tempat penggolongan dan pengumpulan sampah bernilai ekonomis yang dapat didaur ulang dan/atau digunakan kembali. Pasal 2 (2) menjelaskan kegiatan 3R yang dilakukan untuk sampah domestik dan sampah domestik melalui depot sampah.

Baca Juga : Hal Terpenting dalam Menjaga Kebersihan

Bank sampah dapat berbentuk koperasi atau yayasan (PERMEN LH No. 13 Tahun 2012, Pasal 8), dengan wilayah pelayanan minimal 1 kelurahan (PERMEN LH No. 13 Tahun 2012) Setiap penabung di bank sampah dapat menabung 3 jenis sampah yaitu :

  • Kertas Sampah kertas biasanya koran, majalah, kardus, dan dupleks.
  • Plastik Sampah plastik seperti plastik bening, botol plastik, dan plastik keras lainnya.
  • Logam Sampah logam termasuk besi, aluminium, dan timah.

Bank sampah juga dapat menerima sampah jenis lain sepanjang memiliki nilai ekonomis (PERMEN LH No. 13 Tahun 2012, Lampiran II, Bagian G). Diharapkan setiap ekonom melakukan klasifikasi sampah sendiri dan menjaga sampah dalam keadaan bersih dan utuh, sehingga sampah yang disimpan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

Baca : Pentingnya Menjaga Kebersihan di Lingkungan

Bank sampah dapat melakukan dua jenis tabungan (PERMEN LH No. 13 Tahun 2012, Lampiran II, Bagian F), yaitu:

  • Tabungan pribadi/individu Tabungan pribadi dapat berupa tabungan umum, tabungan pendidikan/SPP, tabungan Idul Fitri dan tabungan sosial.
  • Tabungan kolektif Tabungan kolektif dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan kelompok, seperti arisan, pengajian, dan pengurus masjid.

Baca juga : Sosialisasi Tempat Sampah

Buku Tabungan Sampah

Setiap penyimpan akan mendapatkan buku tabungan/buku rekening untuk mencatat jumlah sampah yang diserahkan dan jumlahnya. Harga masing-masing jenis sampah tergantung kesepakatan pengelola dan harga pasar. Setiap penyimpan akan mendapatkan buku tabungan/buku rekening untuk mencatat jumlah sampah yang diserahkan dan jumlahnya. Harga masing-masing jenis sampah tergantung kesepakatan pengelolaan dan harga pasar.

Baca juga : Pengertian Sampah Menurut Para Ahli

Satu hal yang perlu diperhatikan dalam menerapkan bank sampah adalah keuntungan dari penjualan sampah bukan milik penabung, tetapi ada sistem bagi hasil antara penabung dan pelaksana bank sampah. Rasio bagi hasil yang umum digunakan adalah 85:15, yaitu 85% untuk penabung dan 15% untuk operator penampung sampah, yang digunakan untuk operasional penimbunan sampah (PERMEN LH No. 13 Tahun 2012, Lampiran II, Bagian L).

Tempat penyimpanan sampah yang dikelola dengan baik dengan hubungan yang baik dengan pengelolaan sampah, mulai dari pengepul hingga industri daur ulang, akan membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus mengatasi permasalahan sampah yang ada.

Baca Juga : Pentingnya Memisahkan Sampah Organik dan Anorganik

Bank sampah perlu terhubung dengan industri daur ulang agar menguntungkan dan beroperasi dalam jangka panjang. Keberadaan bank sampah juga akan mengurangi jumlah sampah yang akhirnya masuk ke TPA. Bank sampah pada dasarnya menganut prinsip “dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat”.

Pendirian bank sampah di masyarakat akan mendorong kesadaran masyarakat untuk memilah, mendaur ulang dan/atau menggunakan kembali sampah berdasarkan jenisnya, mulai dari individu, rumah tangga, RT/RW hingga tingkat desa. Kesadaran ini akan menimbulkan rasa tanggung jawab bersama untuk memastikan bahwa lingkungan limbah diminimalkan.

Untuk itu kami menyediakan solusi untuk mengatasi masalah sampah yang ada dilingkungan sekitar. harga tempat sampah terjangkau untuk Anda. Kami menyediakan tempat sampah dengan kualitas terbaik mulai dari tempat sampah fiberglass, tempat sampah plastik HDPE, Gerobak Sampah,Kontainer Sampah, Gunting Taman, Gunting Rumput, Sapu lidi, Cangkrang, Golok, Cangkul, dan lainnya masih banyak lagi macamnya.

Tersedia Pilihan Tong Sampah

Pabrik Kontainer Sampah Terbaik di Indonesia

Sampah adalah masalah yang selalu belum terselesaikan setiap tahunnya di Indonesia, sampah merupakan hal yang sangat penting untuk diatasi.  Sampah sendiri dibagi menjadi pemilah antara sampah organik dan sampah anorganik.

Untuk memudahkan dalam membuang sampah kami menyediakan kontainer sampah khusus untuk menampung sampah-sampah yang ada di lingkungan masyarakat.

Produsen Kontainer Sampah Terbaik di Indonesia

Selaku produsen tempat sampah terbesar di Indonesia karya erat mengutamakan kualitas dari setiap produk tempat sampah yang diproduksi. Tempat sampah yang dibuat beraneka macam jenis mulai dari tempat sampah fiberglass, tempat sampah plastik, tempat sampah besi dan tempat sampah lainnya.

Bahan Tempat Sampah Berkualitas

Semua produk tempat sampah yang diproduksi oleh Karya Erat terbuat dari bahan berkualitas tinggi. Jenis tong sampah plastik hdpe tidak mudah rusak. Tapi jenis hdpe itu bagus dan bisa bertahan lama. Sekalipun diletakkan di luar ruangan (outdoor), tidak mudah pudar atau menjadi rapuh.

Tenaga Kerja Profesional

Produsen kontainer sampah karya erat menggunakan jasa pekerja yang profesional sehingga produk yang dihasilkan berkualitas tinggi dan daya tahan lama. Finishing setiap produk tempat sampah menjadikan hasil akhir produk menjadi lebih baik dan rapi.

Harga Tempat Sampah Terjangkau

Harga kontainer sampah karya erat tergolong murah karena selaku produsen kami memberikan harga terbaik untuk semua customer baik itu perorangan maupun partai besar. Berbicara harga tentu harus menilai kualitas barang yang dibuat agar harga tidak lagi menjadi perbandingan dengan pabrik tempat sampah lainnya.

Baca Juga : Pentingnya Memisahkan Sampah Organik dan Anorganik

Garansi Produk Tempat Sampah

Garansi produk kontainer sampah tersedia pada perusahaan kami,  karena dengan adanya garansi produk tempat sampah lebih terjamin dalam pemesanannya.

Pilihan Ukuran Kontainer Sampah dan Spesifikasi

Kami menyediakan berbagai jenis ukuran dan spesifikasi kontainer sampah.

  • Ada yang ukuran 6 m3 dengan dimensi panjang 330 cm lebar 180 cm dan tinggi 120 cm.
  • Sedangkan untuk kontainer sampah ukuran 10 m3, memiliki dimensi panjang 360 cm, lebar 220 cm dan tinggi 150 cm.

Pilihlah kontainer sampah sesuai dengan kebutuhan Anda, sehingga memudahkan dalam menampung sampah-sampah yang ada dilingkungan masyarakat. Untuk kontainer sampah ada yang menggunakan bak penutup dan ada juga yang menggunakan bak terbuka. Sebenarnya mau tertutup ataupun terbuka itu tergantung dengan kebutuhan setiap wilayah yang akan menggunakan kontainer sampah tersebut.

Spesifikasi Teknis Kontainer Sampah

kontainer sampah yang dibuat oleh karya erat dengan spesifikasi sesuai dengan standar Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta. Ukuran dan kualitas bahan yang digunakan bisa menjadi referensi Anda mana yang paling bagus dan sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kontainer Sampah Ukuran 6 Meter Kubik

Tempat sampah jenis ini memiliki spesifikasi kontainer sampah 6M3 ukuran sebagai berikut:

  • Panjang 330 cm
  • Lebarnya 18 cm dan,
  • Tingginya 120 cm.
  • Bahan menggunakan rangka besi jenis UNP 100,50.
  • Kemudian untuk rangka sasisnya memakai jenis besi UNP 120 atau UNP 100 sesuai dengan kebutuhan.
  • Pada bagian rangka pintu menggunakan besi UNP 50. Untuk lantai memakai bahan plat ezer ukuran tebal 3 mm.
  • Dinding plat ezer 2 mm, dilapisi oleh fiber glass 2,5 mm,
  • Roda besi bentuk pipa berdiameter 6 inc, dan besi kaitan berbahan baja masip 22 mm.

Kontainer Sampah Ukuran 10 Meter Kubik

Untuk jenis kontainer sampah 10 M3 ini memiliki ukuran yang lebih besar dari kontainer sampah 6 M3 sebagai berikut;

  • Ukuran dimensi panjang 360 cm,
  • Lebar 220 dan
  • Tinggi 150 cm.
  • Untuk bahannya hampir sama dengan ukuran 6 meter kubik.
  • Pada bagian rangka badan memakai besi UNP 100-50, rangka sasis terbuat dari besi UNP 150, lalu
  • Pada bagian rangka pintu terbuat dari bahan besi UNP 50,
  • Dinding plat bahan ezer 2 mm, besi kaitan memakai baja masip 32 mm, lantai terbuat dari bahan plat ezer 3 cm dan ditambah labisan fiber glass 2,5 mm.

Untuk itu kami menyediakan solusi untuk mengatasi masalah sampah yang ada dilingkungan sekitar. harga tempat sampah terjangkau untuk Anda. Kami menyediakan tempat sampah dengan kualitas terbaik mulai dari tempat sampah fiberglass, tempat sampah plastik HDPE, Gerobak Sampah,Kontainer Sampah, Gunting Taman, Gunting Rumput, Sapu lidi, Cangkrang, Golok, Cangkul, dan lainnya masih banyak lagi macamnya.

Tersedia Pilihan Tong Sampah

Untuk pemesanan tempat sampah silahkan customers menghubungi kontak kami yang tersedia di website ini. ataupun melalui chat whatsapp.

√ Produsen Kontainer Sampah Terbaik di Indonesia

Jual kontainer sampah 10 m3 dan 6 m3  

Sampah merupakan masalah yang sering dihadapi setiap orang. Banyak orang tidak tahu bagaimana cara membuang sampah. Jadi sampah menumpuk. Untuk mendorong proses daur ulang, sampah harus dibagi menjadi sampah organik dan sampah anorganik. Untuk mengatasi masalah ini, tempat sampah bisa menjadi pilihan yang tepat. Kontainer sampah bisa menampung banyak sampah. Selain itu dapat dibagi menjadi pemilah antara sampah organik dan sampah anorganik.

Untuk memudahkan mendaur ulang sampah, sebaiknya gunakan tempat sampah terlebih dahulu pada saat mengumpulkan sampah. Dengan menggunakan kontainer sampah tersebut maka lebih banyak sampah yang dapat ditampung, dan sampah tidak akan berserakan kemana-mana. Anda bisa menggunakan kontainer sampah yang terbuat dari bahan fiberglass. Ada berbagai ukuran dan harga. Saat ini juga banyak produsen yang memproduksi kontainer sampah berkualitas tinggi. Saat memilih kontainer sampah ini pun tidak sembarangan, Anda harus memperhatikan kualitasnya agar bisa digunakan dalam waktu yang lama.

Produsen Kontainer Sampah Terbaik di Indonesia

Saat ini memang banyak produsen yang terkait dengan kontainer sampah, namun tidak semua produsen bisa menghasilkan produk yang berkualitas tinggi. Berbeda dengan perusahaan kami, Karya Erat selalu menghasilkan produk yang berkualitas dan bahan yang berkualitas tinggi. Lantas, apa keunggulan Karya Erat dibandingkan dengan produsen tempat sampah lainnya?

Bahan Tempat Sampah Berkualitas

Semua produk tempat sampah yang diproduksi oleh Karya Erat terbuat dari bahan berkualitas tinggi. Jenis fiberglass tidak mudah rusak. Tapi jenis itu bagus dan bisa bertahan lama. Sekalipun diletakkan di luar ruangan (outdoor), tidak akan berkarat atau menjadi rapuh.

Tenaga Kerja Profesional

Produsen kontainer sampah bukanlah pekerja biasa. Mereka semua adalah pekerja profesional berpengalaman di bidang composite fiberglass. Semua tenaga yang digunakan telah membuat tempat sampah dalam waktu yang lama bahkan dari tahun 1999. Sehingga produk yang hasil produksi kami benar-benar berkualitas dan terbaik mulai dari produksi, finishing, sampai dengan jadi produk.

Harga Tempat Sampah Terjangkau

Dibandingkan dengan produsen kontainer sampah lainnya, Harga setiap produk tempat sampah Karya erat lebih terjangkau. Anda bisa memesan produk sesuai kebutuhan, dan harganya pun bisa disesuaikan. Semakin banyak produk yang Anda beli, semakin terjangkau harganya. Harga kontainer sampah 10 m3 juga akan disesuaikan dengan ukuran, dan aksesoris yang ditambahkan oleh pembeli, dan lain sebagainya.

Baca Juga : Pentingnya Memisahkan Sampah Organik dan Anorganik

Garansi Produk Tempat Sampah

Harga kontainer sampah 6 meter kubik ini tidak hanya terjangkau, tapi kami juga memberikan jaminan. Jika ada produk yang tidak sesuai dan produk cacat, Anda dapat meminta perbaikan produk. Dengan cara ini Anda tidak perlu khawatir.

Pilihan Ukuran Kontainer Sampah dan Spesifikasi

Kami menyediakan berbagai jenis ukuran dan spesifikasi kontainer sampah.

  • Ada yang ukuran 6 m3 dengan dimensi panjang 330 cm lebar 180 cm dan tinggi 120 cm.
  • Sedangkan untuk kontainer sampah ukuran 10 m3, memiliki dimensi panjang 360 cm, lebar 220 cm dan tinggi 150 cm.

Pilihlah ukuran kontainer sampah sesuai dengan kebutuhan Anda. Jika ingin diberi bak penutup atau tidak diberi bak penutup bisa disesuaikan dengan permintaan pembeli. Akan tetapai pemberian bak penutup akan lebih aman, karena jika kontainer sampah tertutup pada saat membawa sampah dijalan raya lingkungan lebih bersih dan tidak terlalu menimbulkan bau terhadap lingkungan.

Harga kontainer sampah terutup dan tidak memiliki bak penutup berbeda. Untuk kontainer sampah yang memiliki bak penutup memiliki harga yang lebih mahal sedikit dari yang terbuka. Warna sesuai dengan permintaan pembeli. Untuk pemesanan kontainer sampah, bisa langsung menghubungi kontak kami yang ada pada website.

Spesifikasi Teknis Kontainer Sampah

Ada dua jenis ukuran kontainer sampah yang dibuat dengan spesifikasi sesuai dengan standar Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta. Ukuran dan kualitas bahan yang digunakan bisa menjadi referensi Anda mana yang paling bagus dan sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kontainer Sampah Ukuran 6 Meter Kubik

Tempat sampah jenis ini memiliki spesifikasi kontainer sampah ukuran sebagai berikut:

  • Panjang 330 cm
  • Lebarnya 18 cm dan,
  • Tingginya 120 cm.
  • Bahan menggunakan rangka besi jenis UNP 100,50.
  • Kemudian untuk rangka sasisnya memakai jenis besi UNP 120 atau UNP 100 sesuai dengan kebutuhan.
  • Pada bagian rangka pintu menggunakan besi UNP 50. Untuk lantai memakai bahan plat ezer ukuran tebal 3 mm.
  • Dinding plat ezer 2 mm, dilapisi oleh fiber glass 2,5 mm,
  • Roda besi bentuk pipa berdiameter 6 inc, dan besi kaitan berbahan baja masip 22 mm.

Kontainer Sampah Ukuran 10 Meter Kubik

Untuk jenis kontainer sampah 10 M3 ini memiliki ukuran yang lebih besar dari kontainer sampah 6 M3 sebagai berikut;

  • Ukuran dimensi panjang 360 cm,
  • Lebar 220 dan
  • Tinggi 150 cm.
  • Untuk bahannya hampir sama dengan ukuran 6 meter kubik.
  • Pada bagian rangka badan memakai besi UNP 100-50, rangka sasis terbuat dari besi UNP 150, lalu
  • Pada bagian rangka pintu terbuat dari bahan besi UNP 50,
  • Dinding plat bahan ezer 2 mm, besi kaitan memakai baja masip 32 mm, lantai terbuat dari bahan plat ezer 3 cm dan ditambah labisan fiber glass 2,5 mm.

Untuk itu kami menyediakan solusi untuk mengatasi masalah sampah yang ada dilingkungan sekitar. harga tempat sampah terjangkau untuk Anda. Kami menyediakan tempat sampah dengan kualitas terbaik mulai dari tempat sampah fiberglass, tempat sampah plastik HDPE, Gerobak Sampah,Kontainer Sampah, Gunting Taman, Gunting Rumput, Sapu lidi, Cangkrang, Golok, Cangkul, dan lainnya masih banyak lagi macamnya.

Tersedia Pilihan Tong Sampah

Untuk pemesanan tempat sampah silahkan customers menghubungi kontak kami yang tersedia di website ini. ataupun melalui chat whatsapp.

√ 5 Manfaat Gerobak Sampah yang Wajib Diketahui

Manfaat Gerobak Sampah

 

Gerobak sampah banyak dimanfaatkan oleh petugas-petugas kebersihan (tim oranye) baik petugas-petugas yang dipekerjakan oleh pihak pemerintah maupun pihak swasta.

Dalam penggunaannya, Gerobak sampah berfungsi untuk pengangkut sampah yang didesain dengan roda dan bak sampah yang mudah dimasukkan ke dalam truk pengangkut sampah, tentunya hal ini memudahkan pengangkutan sampah baik dari lingkungan masyarakat, wilayah perumahan, fasilitas umum, dan industri.

Baca Juga : Hal Terpenting dalam Menjaga Kebersihan

Penggunaan gerobak sampah juga terasa menguntungkan bagi masyarakat karena dalam sekali pengangkutan sampah, kauntiti sampah yang dapat terangkut dalam gerobak sampah juga sangat banyak. Selain itu dalam mengangkut sampah lebih mudah dan efisien.

Penggunaan gerobak sampah juga memberikan banyak manfaat berikut ini pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari diantaranya sebagai berikut:

Menghindarkan dari Hama Sampah

Sering Kita jumpai situasi dimana sampah yang berada dalam sebuah tempat sampah dikelilingi oleh hama atau hewan pengganggu seperti lalat, kecoa, dan tikus dan lainnya. Jika gangguan hama di tempat sampah tersebut berlangsung dalam jangka waktu lebih dari 2 minggu, tentunya ini menjadi pencemaran lingkungan dan akan sangat terganggu oleh pencemaran tersebut, karena jika dibiarkan bukan tidak mungkin hama tersebut yang berhasil memakan sampah akan membawa kuman penyakit.

Baca : Pentingnya Menjaga Kebersihan di Lingkungan

Oleh karena itu, jika Anda berada dalam sebuah lingkungan perumahan pada akhirnya Anda akan memanggil petugas kebersihan untuk mengangkut sampah tersebut agar dibawa ke tempat pembuangan sampah (TPS),

Setidaknya untuk memanggil petugas kebersihan Anda harus membayar iuran bulanan agar sampah dalam rumah Anda diangkut menggunakan gerobak sampah menuju ke tempat pembuangan akhir (TPA). Pembuangan sampah secara teratur akan menghindarkan Anda dari pencemaran lingkungan sekaligus meminimalisir terkena kuman penyakit, bakteri atau dari hama yang mengkosumsi sampah tersebut.

Mengurangi Polusi Udara

Bagaimana perasaan Anda saat melewati sampah yang telah menumpuk di suatu tempat atau bahkan di rumah Anda sendiri dalam waktu yang lama? Anda pasti tidak nyaman dengan bau tidak sedap yang dihasilkannya, bukan?

Bau sampah busuk biasanya berasal dari proses penguraian sampah yang bereaksi dengan udara lembab, jika dibiarkan secara tidak langsung akan menimbulkan pencemaran udara hingga penyakit pernafasan.

Oleh karena itu, diperlukan gerobak sampah ukuran besar untuk mengangkut sampah yang terkumpul secara berkala ke satu tempat. Alhasil, lingkungan menjadi lebih bersih dan masyarakat yang tinggal di dalamnya akan terlindungi dari pencemaran udara.

Baca juga : Sosialisasi Tempat Sampah

Mencegah Sampah Berserakan

Hal ini terkait dengan hama pengganggu yang sering memakan sampah yang berada di luar rumah, bila tempat sampah yang Anda siapkan sudah tidak bisa lagi menampung sampah yang dihasilkan, pasti akan berserakan. Jika dibiarkan begitu saja, lingkungan di sekitar tempat sampah akan menjadi terlihat kotor dan tidak sedap dipandang.

Oleh karena itu, mengingat desain Gerobak sampah biasanya dilengkapi dengan jaring kawat pengaman, maka dibutuhkan Gerobak sampah yang dapat menampung pembuangan sampah dalam jumlah besar, dan tentunya tidak akan ada sampah yang berserakan lagi.

Baca juga : Pengertian Sampah Menurut Para Ahli

Edukasi Masyarakat Tentang Sampah

Pernahkah Anda melihat kata-kata “Selalu buang sampah padatempatnya” atau “Dengan membuang sampah, lingkungan jadi bersih dan nyaman adalah milik kita semua“, meskipun kata-kata ini sederhana, dan tulisan tersebut di gerobak sampah dan berulang kali dilihat oleh masyarakat, secara tidak langsung hal tersebut dapat berfungsi sebagai sarana edukasi masyarakat umum agar selalu sadar bahwa pentingya menjaga kebersihan dilingkungan.

Baca Juga : Pentingnya Memisahkan Sampah Organik dan Anorganik

Ketika mereka membuang sampah sembarangan itu berarti menunjukkan bahwa kesadaran mereka akan kesehatan dan kebersihan lingkungan sangat jauh dari kata peduli dan bahkan kurang.

Masyarakat harus diberikan arahan dan wawasan tentang pentingnya menjaga lingkungan yang bersih tanpa sampah sehingga kesadaran masyarakat untuk selalu membuang sampah pada tempatnya.

Untuk itu kami menyediakan solusi untuk mengatasi masalah sampah yang ada dilingkungan sekitar. harga tempat sampah terjangkau untuk Anda. Kami menyediakan tempat sampah dengan kualitas terbaik mulai dari tempat sampah fiberglass, tempat sampah plastik HDPE, Gerobak Sampah,Kontainer Sampah, Gunting Taman, Gunting Rumput, Sapu lidi, Cangkrang, Golok, Cangkul, dan lainnya masih banyak lagi macamnya.

Tersedia Pilihan Tong Sampah

Untuk pemesanan tempat sampah silahkan customers menghubungi kontak kami yang tersedia di website ini. ataupun melalui chat whatsapp.

10 Manfaat Sampah Anorganik 

Jual Tempat Sampah Plastik

Tempat sampah (trash can) adalah tempat penyimpanan sampah sementara yang biasanya terbuat dari logam atau plastik.

Di dalam ruangan, tempat sampah biasanya disimpan di dapur untuk membuang sisa kulit atau botol. Ada juga tempat sampah khusus untuk kertas kantor.

Beberapa tempat sampah memiliki tutup di atasnya untuk mencegah bau keluar dari tempat sampah. Kebanyakan harus dibuka secara manual, namun saat ini banyak orang yang menggunakan pedal agar tutup tempat sampah lebih mudah dibuka; tempat sampah dalam ruangan biasanya dilapisi kantong agar mudah dibuang, sehingga tidak perlu memindahkan tempat sampah saat memindahkan . Sudah penuh tinggal bawa kantong yang dilapisi ke tempat sampah dan ganti dengan yang baru. Ini membuat pembuangan sampah lebih mudah.

Baca Juga : Hal Terpenting dalam Menjaga Kebersihan

Empat Jenis Tempat Sampah Yang Wajib Diketahui

Melihat sampah yang berserakan pasti akan membuat kita tidak nyaman, solusinya adalah membuang sampah ke tempat sampah. Tapi tolong jangan membuang sampah sesuka hati. Indonesia secara langsung memiliki sistem pembuangan sampah yang baik, yang dapat membedakan tempat sampah berdasarkan warnanya.

Tempat sampah berfungsi untuk memisahkan jenis organik, non organik, B3 dan kertas. Biasanya kita sering melihat ada 4 warna tempat sampah yaitu hijau, kuning, merah dan biru.

  • Tempat sampah hijau yaitu tempat sampah organik yang digunakan sebagai bahan kompos, seperti daun, sayuran bekas, dll. Keberadaan tempat ini dapat mempercepat pengomposan karena telah terlepas dari bahan anorganik dan B3.
  • Tempat sampah berwarna kuning untuk tempat sampah non organik, seperti plastik bekas, plastik gelas air mineral bekas, dll. Karena jenis sampah ini, bisa lebih mudah digunakan sebagai kerajinan daur ulang atau di daur ulang di pabrik.
  • Tempat sampah merah B3 (bahan berbahaya dan beracun), seperti limbah kaca, gelas dan kaca, deterjen bekas, pengusir nyamuk, dll. Dengan adanya tempat sampah ini, agar tidak membahayakan orang lain.
  • Tempat sampah biru untuk kertas. Tulis di kertas bekas. Salah satu manfaatnya adalah mempromosikan proses daur ulang kerajinan tangan. Ini adalah fungsi dari tempat sampah berwarna berbeda, jadi kita bisa mengklasifikasikan barang yang bisa didaur ulang atau tidak bisa didaur ulang.

Baca : Pentingnya Menjaga Kebersihan di Lingkungan

Masalah sampah di Indonesia merupakan masalah yang rumit karena kurangnya pengertian masyarakat terhadap akibat yang dapat ditimbulkan oleh sampah dan meningkatnya taraf hidup masyarakat yang disertai dengan keselarasan pengetahuan tentang persampahan, partisipasi masyarakat yang kurang untuk memelihara kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya. Sehingga perlu dilaksanakan suatu cara untuk menangani masalah sampah tersebut sehingga fenomena sampah yang selama ini terjadi tidak menjadi masalah serius bagi masyarakat.

Daftar Sampah Anorganik yang Bisa Dimanfaatkan

  1. Botol plastik Dapat didaur ulang menjadi tempat pena
  2. Karton Dapat digunakan sebagai kerajinan bingkai foto
  3. Koran lama Dapat digunakan sebagai bahan dekorasi ruangan
  4. Pakaian bekas Dapat digunakan kembali / disediakan untuk lebih banyak orang yang membutuhkan
  5. Kaleng Dapat didaur ulang menjadi mainan anak-anak (mobil mainan, dll.)
  6. Kayu Bisa diubah menjadi kursi, meja, dll
  7. Tongkat es krim Dapat digunakan sebagai bahan kerajinan untuk membuat rumah mikro
  8. Botol kaca Bisa diubah menjadi lampu tidur
  9. Besi Bisa disulap menjadi kursi besi, meja besi dll
  10. Kaca Bisa diubah menjadi dekorasi rumah

Untuk itu kami menyediakan solusi untuk mengatasi masalah sampah yang ada dilingkungan sekitar. Kami menyediakan tempat sampah dengan kualitas terbaik mulai dari tempat sampah fiberglass, tempat sampah plastik HDPE, Gerobak Sampah,Kontainer Sampah, Gunting Taman, Gunting Rumput, Sapu lidi, Cangkrang, Golok, Cangkul, dan lainnya masih banyak lagi macamnya.

Tersedia Pilihan Tong Sampah

Untuk pemesanan tempat sampah silahkan customers menghubungi kontak kami yang tersedia di website ini. ataupun melalui chat whatsapp.

Sosialisasikan “Ayo, Buang Sampah di Tempatnya!” dan Lakukan Edukasi Pemilahan Sampah Untuk Menanamkan Pentingnya Menjaga Lingkungan Sejak Dini

Jual Tempat Sampah  

Sampah merupakan sisa dari sebuah produk atau barang yang tidak lagi digunakan, tetapi masih dapat didaur ulang sebagai barang berharga. Masalah sampah di Indonesia merupakan masalah yang serius. Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), rata-rata produksi sampah di Indonesia 175.000 ton per hari atau setara dengan 64 juta ton per tahun. Dengan menggunakan asumsi berdasarkan data ini, setiap orang menghasilkan 0,7 kg sampah per hari.

Sampah adalah musuh lingkungan, karena menyebabkan dan mencemari lingkungan. Lingkungan yang tercemar oleh pembuangan sampah pada akhirnya akan menjadi kotor, usang dan berbau, serta akan menimbulkan penyakit. Sampah telah menyebabkan masalah pencemaran lingkungan yang serius di Indonesia.

Meski sudah diberi peringatan “Jangan membuang sampah sembarangan“, namun masih saja ngeyel dan tak didengar dan akhirnya akan menimbulkan lingkungan yang tercemar atau kotor. Pentingnya tempat sampah besar untuk menampung sampah-sampah.

Pentingnya menjaga lingkungan harus diusahakan sedini mungkin, dan sikap serta perilaku harus dibina untuk membuang sampah, karena anak-anak adalah generasi penerus bangsa, dan ketika besar nanti mereka berharap akan menjadi terbiasa. mereka tanpa diingatkan dan secara otomatis memikul tanggung jawab untuk melindungi lingkungan. Salah satu upaya untuk menanamkan pentingnya menjaga lingkungan adalah dengan sosialisasi dan edukasi untuk memisahkan sampah kepada anak sejak dini dan menyediakan tempat sampah yang memadai.

Baca Juga : Hal Terpenting dalam Menjaga Kebersihan

Sosialisasi Menjaga Kebersihan Lingkungan

Kegiatan sosial pertama kali memperkenalkan dan menghibur anak-anak (adik-adik) yang berpartisipasi dalam kegiatan dengan hangat. Kegiatan ramah tamah bertujuan untuk meningkatkan keakraban antar sesama anak-anak sehingga anak muda yang mengikuti kegiatan sosial juga dapat merasa nyaman. Kemudian juga memberikan informasi tentang sampah, seperti pengertian sampah, jenis sampah, bahaya yang ditimbulkan sampah, cara pembuangan sampah, dan informasi tentang persyaratan kualitas dan tempat sampah yang baik.

Selain itu juga mengajari adik-adik untuk melakukan tindakan khusus untuk mengurangi penggunaan sampah dalam kehidupan sehari-hari, terutama penggunaan sampah plastik. Salah satunya dengan menghemat jajan atau belanjaan sebanyak-banyaknya, dan usahakan untuk tidak menggunakan kantong plastik ekstra. Peranan tong sampah plastik sangat dibutuhkan untuk menampung sampah plastik yang berserakan.

Secara umum, adik-adik sudah mengetahui bahwa sampah harus dibuang di tempat sampah yang tepat untuk menjaga lingkungan, namun mereka belum sepenuhnya memahami bahaya yang mungkin ditimbulkan sampah, seperti bagaimana sampah bisa menimbulkan penyakit.

Banjir bahkan bisa menyebabkan kecelakaan. Oleh karena itu, brosur dan poster yang berisi semua materi yang disediakan dalam kegiatan sosial dibagikan kepada anak-anak peserta kegiatan agar anak-anak dapat mengulang dan mengingat kembali materi tersebut bahkan setelah kegiatan selesai.

Baca juga : Kenapa harus tempat sampah dari Produk Karya Erat ?

Pentingnya Pengolahan Sampah Organik

Jual Tong Sampah Organik  

Limbah makanan (food waste) adalah limbah sisa makanan. Limbah makanan ini tidak hanya berasal dari sisa makanan yang telah dikonsumsi, tetapi juga dari sisa makanan selama produksi. Terakhir, masalah limbah makanan dapat berdampak negatif bagi lingkungan dan manusia, sehingga harus segera diselesaikan.

Selain itu, limbah makanan juga bisa berasal dari empat proses.

  • Yang pertama adalah tingkat produksi, dimana pemborosan makanan dapat disebabkan oleh cuaca buruk, serangan hama dan gangguan distribusi.
  • Kedua, Limbah makanan olahan yang dihasilkan selama pemrosesan makanan.
  • Ketiga, hal yang paling umum adalah dalam proses penjualan, makanan yang tidak laku akhirnya menjadi sisa makanan.
  • Dan yang terakhir, dalam proses konsumsi makanan yang tidak dimakan berakhir di tempat sampah.

Dalam kegiatan sosialisasi juga diberikan materi pemahaman tentang sampah organik, sampah anorganik dan sampah B3 (bahan berbahaya dan beracun) guna memberikan pengetahuan kepada peserta tentang pentingnya pemilahan sampah dekomposabel dan sampah non biodegradable, tapi adik-adik masih asing dengan istilah sampah organik, sampah anorganik dan sampah B3 (bahan berbahaya dan beracun). Selain itu, adik-adik juga kesulitan untuk memisahkan sampah. Oleh karena itu, selain memberikan materi, juga menyediakan permainan sederhana “memilah sampah” untuk kegiatan bakti sosial dan acara tanya jawab berhadiah agar adik-adik lebih semangat dan lebih mudah dalam memahami setiap materi yang disampaikan serta memahami cara pemilahan sampah secara sederhana.

Baca : Pentingnya Menjaga Kebersihan di Lingkungan

Penyumbang Sampah Terbesar

Jual Tong Sampah  

Sampah makanan merupakan faktor penting dalam pembuangan sampah masyarakat. Menurut data Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup DKI Jakarta, dari 7.600 ton sampah yang dihasilkan setiap hari pada 2011, 4.050 ton merupakan sampah makanan. Jumlah ini setara dengan 668 ekor gajah Afrika yang mampu memberi makan hampir 12% populasi Indonesia atau sekitar 29 juta orang miskin. Faktor terbesar penyebab pemborosan makanan berasal dari keluarga. Masalah ini bukanlah masalah yang hanya terjadi di Indonesia. Menurut Friends of the Earth, komunitas internasional menghasilkan 1,3 ton limbah makanan setiap tahun.

Banyaknya makanan yang terbuang percuma disebabkan oleh tiga alasan utama diantaranya sebagai berikut:

  • Pertama, konsumsi masyarakat yang berlebihan. Konsumsi makanan tanpa kesadaran lingkungan akan meningkatkan jumlah limbah makanan yang dihasilkan.
  • Kedua, pengelolaan sampah yang terbilang buruk. Keberadaan limbah makanan memang tidak dapat dihindari, namun pengelolaan limbah makanan yang efektif dapat mengurangi jumlah limbah makanan yang terbuang percuma.
  • Terakhir, belum ada regulasi yang mengatur dan mengawasi sampah makanan. Memang, jika sisa makanan terbuang percuma, beberapa restoran akan mengenakan biaya tambahan. Namun hal ini hanya berlaku untuk beberapa restoran saja, dan penyebab terbesar sampah makanan tidak hanya restoran, tetapi juga hotel, restoran, supermarket, toko retail dan rumah tangga dan lainnya.

Begitu banyak limbah makanan merupakan masalah lingkungan yang serius. Limbah makanan dapat mencemari tanah dan air di sekitarnya, menyebabkan penurunan kesuburan tanah, dan mengancam organisme lain. Selain tanah dan air, limbah makanan organik juga menghasilkan gas metana yang berdampak langsung pada pemanasan global.

Limbah makanan yang terbuang juga akan menyia-nyiakan sumber daya produksi pangan, bahkan dapat menimbulkan ancaman ekonomi karena krisis pangan terus berlanjut hingga mengarah pada krisis pangan, karena makanan banyak terbuang di tempat sampah.

Cara Mengatasi Masalah Sampah

Untuk mengatasi masalah sampah makanan diperlukan pengelolaan sampah yang baik dan pengelolaan manajemen yang apik. Pengelolaan limbah yang baik dapat mengurangi dampak pencemaran yang disebabkan oleh limbah makanan. Selain itu, jika sampah dikelola dengan baik, sampah organik dapat dimanfaatkan untuk pembuatan kompos bahkan dapat diubah menjadi energi melalui fasilitas Intermediate Treatment Facility.

Manajemen pribadi berasal dari diri Anda sendiri. Setidaknya kita harus menyadari kemampuan kita untuk menghabiskan makanan yang dibeli atau dipesan. Jangan membeli makanan lebih banyak dari yang kita konsumsi. Sekalipun Anda telah membeli di luar kapasitas konsumsi kita, sumbangkan kepada mereka yang membutuhkan lebih banyak makanan sebelum kita mengkonsumsinya. Hal Ini lebih mulia daripada membuang makanan ke tempat sampah.

Tersedia Pilihan Tong Sampah

Untuk pemesanan tempat sampah silahkan customers menghubungi kontak kami yang tersedia di website ini. ataupun melalui chat whatsapp.


Post navigation

error: Content is protected !!