Fungsi Warna Pada Tempat Sampah Plastik HDPE

Tempat sampah hanyalah salah satu jenis wadah yang digunakan sebagai tempat sampah. Namun karena fungsinya, tempat sampah menjadi salah satu barang penting yang harus dimiliki setiap keluarga. Bayangkan jika tidak ada tempat sampah plastik seperti itu, di mana sampah rumah tangga akan disimpan? Atau, seperti apa rumah jika tidak ada tempat sampah? Pasti kotor dan berserakan.

Baca Juga : Hal Terpenting dalam Menjaga Kebersihan

Tempat Sampah Tidak dapat Digantikan

Padahal, setiap pemilik rumah harus sadar bahwa tidak ada furnitur lain yang bisa menggantikan peran tempat sampah. Kalaupun ada, furnitur pengganti tidak boleh digunakan atau dipakai kembali.

Karena seperti tempat sampah biasa, semua kotoran, debu, dan barang-barang yang tidak terpakai akan berkumpul di sana, paling tidak sampai akhirnya sampai di tempat pembuangan sampah. Sehingga akan sangat menjijikan jika furniture lain yang selama ini dijadikan tempat sampah berfungsi kembali sesuai dengan namanya.

Dilihat dari tipenya, ada banyak sekali tempat sampah yang umum beredar di pasaran. Mulai dari tempat sampah besar,dan keranjang plastik, kotak stainless steel, hingga tong sampah custom berbahan fiber. Masing masing punya kelebihan dan kekurangan. Misalnya, tempat sampah stainless steel lebih awet dan tahan lama dibandingkan keranjang plastik. Tapi tentu saja, stainless steel lebih mahal dari pada plastik.

Terlepas dari bahannya, yang terbaik bagi pemilik rumah adalah menempatkan setidaknya dua tempat sampah di tempat tinggal mereka. Satu digunakan untuk sampah organik dan satu lagi digunakan untuk sampah anorganik. Kedua jenis ini akan membantu kita di rumah dalam proses pembuangan dan daur ulang sampah.

Baca : Pentingnya Menjaga Kebersihan di Lingkungan

Masalah Sampah di Indonesia

Sampah kini tidak hanya menjadi masalah di negeri ini, tetapi sudah menjadi masalah dunia. Saat ini, kita mulai dipaksa untuk menyadari bahwa sampah yang kita hasilkan setiap hari tidak bisa begitu saja dibuang ke tempat sampah tanpa bertanya-tanya akan menjadi apa sampah itu di masa depan. Sampah meluap, dan bahkan lautan pun penuh dengan sampah!

Gerakan kesadaran lingkungan mulai menjadi kesadaran nasional dan juga kesadaran global.

Sekarang bukan waktunya untuk acuh tak acuh dan diam saja terhadap sampah ini! Kami hanya ingin memastikan bahwa yang penting adalah apakah hidup kita sendiri bahagia, dan kita tidak ingin tahu dunia seperti apa yang akan kita wariskan kepada generasi di bawah kita, anak cucu kita?

Dunia yang penuh sampah, tanah dan udara yang tercemar, untuk ditinggali anak-anak kita nanti? Manusia, apakah Anda ingin memulai sekarang, atau menunggu sampai dunia tidak cocok untuk hidup kita? Apakah Planet Mars adalah tujuan kita selanjutnya, mari kita mencemarinya dengan kebodohan dan ketidaktahuan kita?

Sampah perlu diperlakukan dengan baik untuk mempromosikan dekomposisi dan mengurangi pencemaran lingkungan, yang pada akhirnya mempengaruhi kesehatan kita sendiri. Apa yang bisa kita lakukan untuk mendukung kesadaran nasional ini?

Tempat sampah yang saat ini tersedia di tempat umum terdiri dari beberapa tempat sampah dengan lima warna berbeda.

Itu tidak diwarnai untuk keinginan mempercantik dekorasi! Tempat sampah dibuat dengan lima warna berbeda untuk membedakan jenis sampah yang dimasukkan ke dalamnya.

Sampah yang terklasifikasi akan diangkut dan diolah kembali oleh dinas lingkungan hidup dan kebersihan. Dengan mengolah sampah berdasarkan pengelompokan ini, kami telah melakukan satu hal untuk mendukung kesadaran masyarakat akan sampah ini.

Baca juga : Sosialisasi Tempat Sampah

Jenis dan Fungsi Tempat Sampah

Kelima tong sampah ini tidak hanya bisa dibedakan berdasarkan warna, tetapi juga biasanya terdapat teks dan informasi tentang jenis sampah yang boleh dibuang ke tong sampah. Berikut ini adalah jenis-jenis tempat sampah dan fungsinya.

Baca juga : Pengertian Sampah Menurut Para Ahli

1. Tempat Sampah Hijau

Tempat sampah ini dapat digunakan sebagai tempat untuk meletakkan sampah organik. Sampah tersebut termasuk sampah yang mudah terurai, seperti sampah rumah tangga berupa sisa makanan, sayuran, buah-buahan, dedaunan, dan potongan rumput dan lainnya.

Sampah organik ini bisa diubah menjadi kompos. Memisahkannya dari jenis sampah lain mempercepat pemrosesan pengolahan sampah.

2. Tempat Sampah Warna Kuning

Tempat sampah ini digunakan untuk menyimpan sampah non organik berupa sampah plastik seperti gelas bekas dan botol PET, gelas untuk air minum dan minuman beraroma lainnya.

Sampah non-organik lebih keras bahkan non-biodegradable dan harus didaur ulang untuk diolah menjadi produk plastik lainnya di pabrik pengolahan sampah plastik.

3. Tempat Sampah Warna Merah

Tempat sampah ini digunakan sebagai tempat menampung sampah yang tergolong B3 atau bahan berbahaya dan berbahaya. Limbah B3 ini adalah limbah kaca atau kaca, kemasan deterjen, kemasan anti serangga, lampu pecah, cakram, remah compact disc, baterai, bahan kemasan pestisida, herbisida, dll. bahan kimia lain dan sejenisnya mencemari tanah. Peralatan. Bahaya air tanah dan kesehatan.

4. Tempat Sampah Warna Biru

Tempat sampah ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan sampah kertas. Limbah kertas sebenarnya adalah sampah organik karena terbuat dari pulp kayu dan terurai secara alami.

Namun, karena kertas tidak hanya mengandung pulp kayu tetapi juga bahan kimia, disarankan agar kertas diperlakukan dan didaur ulang. Limbah kertas umumnya didaur ulang menjadi bahan baku pembuatan kertas. Ada juga kertas bekas yang digunakan untuk membuat kerajinan.

Baca Juga : Pentingnya Memisahkan Sampah Organik dan Anorganik

5. Tempat Sampah Warna Abu-abu

Tempat sampah ini dapat digunakan sebagai tempat pembuangan sampah yang tidak memenuhi keempat kategori lainnya yang disebutkan pada poin sebelumnya. Sampah ini disebut sampah sisa (Residu).

Sekarang setelah kami menyertakan lima warna sampah, kami akan menunjukkan cara membuang sampah berdasarkan kategori sampah. Saat memilah sampah, jangan lupa nyanyikan “Tempat sampah ada 5 warna berbeda.

Kebanyakan orang Indonesia membuang sampahnya ke tempat sampah. Seperti yang Anda ketahui, saat ini banyak kotak dan keranjang di ruang publik dengan warna berbeda sesuai peraturan. Sayangnya masih banyak orang yang membuang sampah yang tidak sesuai dengan warna kotak dan membuatnya tidak sesuai keinginan.

Mari pelajari lebih lanjut tentang fitur fungsi warna tempat sampah.

Sobat erat, pengertian tertib pembuangan sampah pada tempatnya jelas harus dibarengi dengan tertib pembuangan sampah menurut kotak dan peruntukannya. Ini akan memudahkan daur ulang sampah di masa depan.

Selain mengelompokkan sampah organik dan anorganik, di tempat-tempat umum saat ini banyak kita jumpai tempat sampah dengan warna berbeda yang ditempatkan pada waktu yang bersamaan. Masing-masing warna tersebut memiliki arti dan fungsi klasifikasi tertentu untuk limbah tertentu.

Fungsi Warna Pada Tempat Sampah

Pertama tempat sampah berwarna merah ini diperuntukan untuk limbah atau limbah yang mengandung zat berbahaya dan beracun, disebut juga limbah B3 (Bahan Beracun Berbahaya). Misalnya, baterai, lampu neon, piringan hitam, film, benda tajam, obat nyamuk, dan sejenisnya mengandung bahan kimia beracun, termasuk limbah elektronik.

Limbah B3 yang tidak dapat didaur ulang harus diisolasi karena dapat berbahaya bagi lingkungan, berbahaya bagi kesehatan dan mengancam keberadaan manusia dan organisme lain.

Lalu ada tong sampah hijau untuk sampah organik yang bisa dikomposkan dan yang bisa dikomposkan. Contoh sampah organik antara lain sisa makanan, daun kering, sisa buah dan sayur. Sampah organik ini dapat digunakan sebagai bahan pengomposan. Dengan memisahkan sampah anorganik dan B3, keberadaan sampah ini juga mempercepat proses pengomposan.

Nah, kalau sampah kuning yang dimaksud adalah sampah anorganik yang dihasilkan dari bahan non organik. Anorganik artinya bakteri tidak dapat terurai secara alami dan membutuhkan waktu yang lama untuk terurai. Namun, sampah anorganik dapat digunakan kembali. Misalnya sampah kemasan plastik, makanan kaleng, besi/logam, botol kaca, kain, tekstil, dll.

Tempat sampah biru didedikasikan untuk menerima sampah yang dapat didaur ulang. Misalnya kertas, karton, kardus atau koran bekas dan buku.

Tempat sampah abu-abu dimaksudkan untuk menampung semua sisa sampah yang dapat ditimbun di samping keempat jenis sampah yang disebutkan di atas.

Misalnya, membuang popok, puntung rokok, permen karet, dll. itu fitur tempat sampah yang warnanya berbeda sehingga Anda bisa memperbaikinya sebelum membuangnya.

Meski terdengar rumit dan memiliki banyak aturan, namun sangat efisien untuk memisahkan dan menerapkan klasifikasi sampah untuk menciptakan lingkungan yang bersih. Buanglah sampah pada tempatnya.

Solusi Mengatasi Masalah Tempat Sampah

Untuk itu kami menyediakan solusi untuk mengatasi masalah sampah yang ada dilingkungan masyarakat, harga tempat sampah yang kami berikan terjangkau untuk Anda.

Kami menyediakan tempat sampah dengan kualitas terbaik mulai dari tempat sampah fiberglass, tempat sampah plastik HDPE, Gerobak Sampah,Kontainer Sampah, Gunting Taman, Gunting Rumput, Sapu lidi, Cangkrang, Golok, Cangkul, dan lainnya masih banyak lagi macamnya.

Tersedia Pilihan Tong Sampah