√ Tempat Sampah dan Manfaatnya untuk Lingkungan

Jual Tong Sampah Fiberglass  

Apa yang dimaksud dengan tempat sampah (waste container)? Tempat sampah adalah tempat atau wadah yang digunakan untuk menampung sampah secara sementara yang biasanya terbuat dari besi logam, plastik, dan fiberglass.

Didalam ruangan, tempat sampah pada umumnya disimpan di dapur dan fungsinya adalah untuk membuang sisa kegiatan dapur seperti sisa sayuran, buah-buahan, sisa plastik kemasan produk, dan lainnya. Ada juga tempat sampah khusus untuk kertas yang digunakan di kantor.

Saat ini, Beberapa tong sampah memiliki tutup di bagian atas untuk mencegah bau keluar dari tempat sampah. Sebagian besar harus dibuka dengan tangan, namun kini banyak yang menggunakan pedal agar lebih mudah membuka tutupnya.

Baca Juga: Pengertian Sampah Menurut Para Ahli

Tempat sampah biasanya merupakan tempat penyimpanan sementara untuk sampah seperti logam dan plastik.

Di rumah, tempat sampah sering disimpan di dapur untuk sisa makanan seperti kulit buah dan botol. Ada juga baki kertas khusus untuk penggunaan kantor. Beberapa tong sampah memiliki tutup di bagian atas untuk mencegah bau keluar dari tempat sampah. Sebagian besar harus dibuka dengan tangan, namun kini banyak yang menggunakan pedal agar lebih mudah membuka tutupnya.

Tempat sampah rumah tangga seringkali dilapisi dengan kantong agar mudah dibuang, sehingga Anda tidak perlu memindahkan sampah saat sudah penuh. Yang harus Anda lakukan adalah mengeluarkan kantong tersebut dan menggantinya dengan yang baru. Hal Ini memudahkan kita dalam proses pembuangan sampah.

Baca : Pentingnya Menjaga Kebersihan di Lingkungan

Fungsi Tempat Sampah Pada Fasilitas Umum

Beberapa tempat fasilitas umum seperti taman memiliki tempat sampah yang sudah disediakan. Hal ini untuk menghindari kebiasaan kotor yang mempengaruhi keindahan dan kesehatan lingkungan serta etika sosial.

Semua sampah yang terkumpul biasanya diangkut dengan truk sampah dan diangkut ke insinerator, tempat pembuangan, atau penghancur sampah. Di beberapa tempat ada juga layanan pengumpulan daur ulang dengan satu atau lebih tempat sampah untuk didaur ulang.

Tempat sampah khusus ini ditampilkan (biasanya berwarna) sesuai dengan jenis limbah yang dapat ditampung. Bahan yang disediakan untuk menampung sampah antara lain kertas, kaca, logam, plastik dan sampah yang dapat dijadikan kompos (organik).

Membuang sampah pada tempatnya pada dasarnya adalah bagaimana kami berkontribusi pada pengelolaan sampah yang lebih baik.

Baca juga: Tips Menjaga Kebersihan

Jenis-Jenis Warna Tempat Sampah

Ini tidak hanya mempromosikan sanitasi dan kesehatan lingkungan, tetapi juga membantu mencegah bencana seperti banjir.

Untuk itu, biasakan untuk membedakan dan membuang sampah berdasarkan jenis sampahnya. Ternyata ada peraturan yang mengatur warna tempat sampah tergantung dari jenis sampah yang dibuang ke tempat sampah.

Berikut ini beberapa warna tempat sampah dengan penjelasan fungsinya, diantaranya:

  • Hijau: Tempat sampah hijau diisi dengan sampah organik. Sampah organik termasuk sampah alami yang mudah terurai di alam, seperti sisa makanan, ranting dan daun. Sampah organik juga bisa dijadikan bahan untuk membuat kompos.
  • Kuning: Tempat sampah dengan warna kuning diisi dengan sampah anorganik. Misalnya plastik, styrofoam, kaleng, dan lainnya. Sampah anorganik adalah sampah atau benda yang dihasilkan mesin yang hanya dapat terurai di dalam tanah selama ratusan tahun. Sampah anorganik dapat menyebabkan kerusakan lingkungan karena sulit terurai.
  • Merah: Tong sampah merah diisi dengan zat berbahaya dan beracun (B3). Contohnya adalah bahan kimia, komponen elektronik dan pecahan kaca.
  • Biru: Tempat sampah warna biru khusus untuk kertas untuk mempermudah dalam proses daur ulang.
  • Abu-abu: Tempat sampah dengan warna abu-abu berisi popok bekas, pembalut perempuan, permen karet, dan lainnya.

Baca juga: Manfaat Gerobak Sampah untuk Pengelolaan Sampah

Kebiasaan membuang sampah pada tempatnya harus dijaga selama budidaya oleh mereka yang suka membersihkan lingkungan dan mereka yang terus beregenerasi untuk menghindari masalah sampah seperti genangan air, bakteri penyebab gangguan pencernaan dan berbagai jenis kulit.

Membersihkan dan membuang sampah pada tempatnya harus dilakukan dengan terus-menerus, dan dijadikan sebuah kebiasaan, bukan sebagai sesuatu yang menghambat atau membuat kita malas.

Kebiasaan tidak membuang sampah sembarangan juga harus dijadikan contoh untuk orang-orang, dan dijadikan budaya sehari-hari.

Baca juga: Cara Membuat Tempat Sampah dari Botol Bekas

Sediakan Tempat Sampah di Lingkunganmu

Untuk meningkatkan kebersihan lingkungan atau meminimalisir membuang sampah sembarangan maka perlu adanya tempat sampah disetiap sudut, baik itu di perumahan, perkantoran, hotel, sekolah, kampus, fasilitas umum dan lainnya.

Kami menyediakan tempat sampah dengan kualitas terbaik mulai dari tempat sampah fiberglass, tempat sampah plastik HDPE, Gerobak Sampah,Kontainer Sampah, Gunting Taman, Gunting Rumput, Sapu lidi, Cangkrang, Golok, Cangkul, dan lainnya masih banyak lagi macamnya.

Tersedia Pilihan Tong Sampah

Pengelolaan Sampah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun)

Jual Tong Sampah  

Apa itu limbah B3? Limbah B3 adalah singkatan dari Bahan Beracun dan Berbahaya dalam PP No.101 Tahun 2014 adalah sisa usaha atau kegiatan yang mengandung zat atau bahan yang secara langsung atau tidak langsung mencemari, merusak, atau membahayakan lingkungan, kesehatan, atau keberadaan orang dan mahluk hidup lainnya.

Limbah B3 umumnya diyakini mengandung zat anorganik berbahaya atau teratogenik. Teratogenik itu sendiri adalah zat berbahaya yang dapat menyebabkan pertumbuhan abnormal. Dalam kedokteran, misalnya, pertumbuhan sel selama kehamilan dapat merusak embrio.

Sering kita menjumpai limbah B3 dalam kehidupan sehari-hari, namun karena kurangnya pemahaman dan tanpa sadar memperlakukannya sebagai limbah biasa. Padahal, efek jangka panjang sangat berbahaya pada lingkungan dan kesehatan.

Artikel lainnya : Manfaat Ekonomi dari Pemilahan Sampah

Undang-Undang Republik Indonesia Tentang Pengelolaan Sampah

Limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun), tergantung pada sifat atau konsentrasi dan jumlahnya, secara langsung atau tidak langsung dapat merusak atau mencemari lingkungan karena limbah mengandung zat beracun dan membahayakan kesehatan manusia.

Undang-Undang Republik Indonesia No. 18 Tahun 2008 yang membahas Tentang Pengelolaan Sampah, sampah B3 yang meliputi:

  1. Sampah yang bahan berbahaya dan beracun.
  2. Sampah limbah termasuk limbah B3.
  3. Sampah yang dihasilkan akibat dari bencana.
  4. Pembongkaran puing-puing konstruksi bangunan.
  5. Sampah yang tidak dapat diolah secara teknis.
  6. Produksi sampah reguler.

Baca juga: Cara Memilih Tempat Sampah Terbaik

Ciri-Ciri Limbah B3

Berikut ini adalah ciri-ciri limbah B3 menurut Peraturan Pemerintah No. 85 Tahun 1999 Limbah B3 diantaranya:

  1. Berpotensi Ledakan. Limbah dapat meledak pada suhu dan tekanan standar (25 derajat C, 760 mmHg) atau menghasilkan gas panas di bawah tekanan tinggi dari reaksi kimia atau fisik yang dapat dengan cepat merusak lingkungan sekitar.
  2. Berpotensi Terbakar; Limbah yang memiliki salah satu sifat berikut ini: • Alkohol dalam bentuk cair kurang dari 2% volume atau titik nyala 60 derajat atau kurang,  percikan api, percikan api atau sejenisnya pada tekanan udara 760 mmHg. • Tidak cair. Pada suhu dan tekanan standar, gesekan, pengeringan atau perubahan kimia dapat menyebabkan kebakaran spontan, yang dapat menyala terus menerus selama pembakaran. • Limbah yang mudah terbakar di bawah tekanan. • Limbah pengoksidasi.
  3. Sifatnya Reaktif, Reaksi didefinisikan sebagai reaksi yang menunjukkan salah satu ciri berikut: • Dalam kondisi normal, reaksi bersifat volatil dan dapat menyebabkan perubahan tanpa meledak. • Dapat bereaksi hebat bila dengan air. • Mudah meledak bila dicampur dengan air, menghasilkan gas, uap, atau asap beracun yang berbahaya bagi kesehatan manusia dan lingkungan. • Limbah sianida, sulfida, atau amonia pada kondisi pH antara 2 dan 12,5 dapat menghasilkan gas, uap, atau asap beracun yang berbahaya bagi kesehatan manusia dan lingkungan.

Baca : Pentingnya Menjaga Kebersihan di Lingkungan

Potensi Berbahaya Lainnya

  1. Berracun: Limbah mengandung bahan pencemar yang bersifat racun bagi manusia dan lingkungan serta dapat menyebabkan kematian atau penyakit serius jika masuk ke dalam tubuh melalui penghirupan, melalui kulit atau melalui mulut.
  2. Limbah infeksius, laboratorium atau limbah lain yang terkontaminasi bakteri infeksius. Limbah ini berbahaya karena mengandung bakteri seperti hepatitis dan kolera yang dapat menginfeksi pekerja, pemulung dan masyarakat sekitar pembuangan sampah akhir (TPA).
  3. Korosi: Limbah yang memiliki salah satu karakteristik tersebut sebagai berikut: • Menyebabkan iritasi kulit (luka bakar). • Menginduksi karat pada lembaran baja pada 550 ° C dengan laju korosi lebih dari 6,35 menit / tahun. • Pada pH 2 atau kurang untuk limbah asam dan 12,5 atau lebih untuk basa.

Baca Juga : Fungsi Warna Pada Tempat Sampah

Jenis-Jenis Limbah B3 di Lingkungan Sekitar

  1. Limbah B3 dari sumber yang tidak ditentukan. Atau B3 bukan dari proses utama, tetapi dari perawatan peralatan, pembersihan, inhibitor korosi, kerak, pengemasan, dll.
  2. Limbah B3 dari sumber tertentu. Artinya, sisa bahan baku, produk atau proses B3 dari suatu industri atau kegiatan tertentu.
  3. Limbah B3 dari bahan kimia kadaluarsa, tumpahan, kemasan bekas, dan limbah yang tidak memenuhi spesifikasi.

Kegiatan sehari-hari yang kita lakukan, terutama di lingkungan tempat tinggal kita, menghasilkan limbah sisa atau yang biasa disebut dengan limbah.

Limbah rumah tangga tidak hanya menghasilkan limbah makanan bekas tetapi juga limbah kategori B3, sehingga jelas memerlukan penanganan khusus.

Jenis limbah tersebut antara lain aki bekas, lampu neon dan bohlam bekas, kemasan cat, kosmetik, atau pelumas kendaraan yang seringkali mengandung bahan penyebab kesehatan lainnya seperti logam merkuri.

Baca Juga: Pengertian Sampah Menurut Para Ahli

Merkuri logam biasa terkandung dalam baterai sampah B3 dikelompokkan berdasarkan jenis kegiatan bahan produk bekas dan sumbernya, sebagai berikut:

 

 

Pengelolaan Limbah B3 Rumah Tangga

Pengelolaan limbah B3 rumah tangga sebenarnya menggunakan pendekatan yang sama dengan industri. Ini tentang mengurangi dan mendaur ulang sampah.

Tahap pengolahan limbah rumah tangga B3 dimulai dengan pemilahan. Limbah B3 harus dipisahkan dan dipisahkan dari sampah organik dan anorganik. Limbah B3 yang terkumpul kemudian dimasukkan ke dalam wadah yang aman. Pastikan Anda memakai sarung tangan saat melakukan ini.

Selain itu, jika pengelolaan limbah B3 dilakukan secara gotong royong dengan warga di tempat tinggal Anda, maka langkah selanjutnya adalah pengumpulan dan penyimpanan massal, pengangkutan dan penyimpanan sementara. Semuanya harus dilakukan dengan pendekatan pengelolaan limbah B3, mengikuti peraturan pemerintah dan saran ahli.

Kita harus berperan baik dalam mengolah limbah B3 tidak hanya sebagai warga negara tetapi juga sebagai konsumen. Kurangi konsumsi produk yang mengandung zat berbahaya dan utamakan produk ramah lingkungan.

Selain itu, penggunaan yang tepat dapat memperpanjang umur produk. Misalnya, Anda dapat membersihkan baterai perangkat elektronik agar lebih awet, atau menghemat penggunaan bahan pembersih.

Baca juga: Manfaat Gerobak Sampah untuk Pengelolaan Sampah

JENIS JENIS LIMBAH B3

Inilah enam jenis limbah B3 yang paling sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari, namun seringkali tidak terkelola:

Baterai Bekas

Sisa baterai bekas mungkin dibuang ke tempat sampah. Mereka juga digunakan untuk membuang sampah plastik dan kertas bekas.

Untuk saat ini, baterai bekas mengandung bahan kimia berbahaya dan harus dibuang satu per satu. Baterai biasanya mengandung campuran mangan, karbon, MnO2 (mangan dioksida), debu karbon, dan NH Cl (amonium klorida).

Baterai isi ulang mengandung kadmium, nikel dan alkali (kalium hidroksida). Jika dibuang sembarangan, bahan kimia tersebut dapat mencemari tanah dan air tanah dan secara tidak langsung masuk ke dalam rantai makanan melalui tanaman yang dikonsumsi manusia.

Keracunan logam kadmium adalah tekanan darah tinggi, kerusakan ginjal, kehilangan sel darah merah, sakit perut, dan patah tulang sederhana. Kadar mangan yang tinggi dapat menyebabkan keracunan dan kerusakan saraf pada manusia. Hal ini dapat menyebabkan halusinasi, penyakit Parkinson, emboli paru, dan bronkitis.

Baca juga:Cara Membuat Tempat Sampah dari Botol Bekas

Lampu dan Bohlam TL

Bagaimana dengan lampu lama di kantor atau di rumah? Apakah Anda membuangnya ke tempat sampah atau memisahkannya dari jenis sampah lain? Lampu fluorescent dan TL mengandung nikel dan merkuri, yang sangat berbahaya bagi metabolisme tubuh Anda, jadi mulailah memisahkan limbah dari lampu.

Lampu neon memiliki 5 miligram merkuri dalam bentuk bubuk atau uap. Uap merkuri ini adalah racun saraf atau racun, yang sangat berbahaya dan bisa berakibat fatal bagi otak dan ginjal. Akumulasi di dalam tubuh dapat membahayakan sistem saraf, perkembangan dalam kandungan, dan jaringan tubuh. Pada anak-anak, merkuri bahkan dapat menyebabkan penurunan IQ yang berdampak serius pada usia lanjut.

Oli Bekas

ini biasa digunakan pada motor listrik seperti genset yang digunakan pada bangunan komersial seperti pusat perbelanjaan seperti gedung perkantoran, apartemen dan pusat perbelanjaan, namun oli ini mengandung logam berat yang berbahaya bagi tubuh manusia. Secara medis, logam berat ini dapat merusak ginjal, saraf dan menyebabkan penyakit berbahaya seperti kanker.

Baca juga: Undang-Undang Pengelolaan Sampah

Aki Bekas (ACCU)

Istilah aki bekas sudah tidak asing lagi bagi siapa saja yang bekerja di industri otomotif. Namun tahukah Anda bahwa aki bekas juga merupakan limbah B3 yang perlu dibuang dengan benar? Mengapa? Menurut data yang diberikan oleh Australian Joint Environmental Impact Assessment Agency, debu timbal yang terkandung di dalamnya dapat mencemari lingkungan, dan air aki bekas bersifat korosif sehingga mengandung limbah B3.

Air dalam baterai bekas dapat merusak atau berdampak buruk pada benda lain. Selain bagi manusia, bisa berbahaya bagi mata, kulit, sistem pernapasan dan yang lebih serius secara medis.

Limbah Toner

Contoh lain produk yang sangat familiar digunakan di kantor adalah printer yang perlu menggunakan tinta. Bubuk toner adalah limbah B3 dan tidak boleh disamakan dengan limbah biasa.

Bubuk toner printer ini mengandung karbon aktif dalam toner yang mengandung karsinogen yang sangat berbahaya bagi kesehatan. Partikel tinta sangat kecil sehingga tidak terlihat oleh mata manusia dan dapat tetap berada di udara untuk waktu yang lama.

Bayangkan menghirup udara ini tanpa menyadari konsekuensinya. Singkatnya, dapat menyebabkan iritasi kulit dan mata, sakit kepala, gatal-gatal, masalah pernapasan, dan bahkan banyak kondisi medis seperti kanker.

Baca juga: Tips Menjaga Kebersihan

E-Waste

Apa itu limbah elektronik E-Waste?Sampah elektronik adalah sampah segala macam alat elektronik yang sudah tidak terpakai lagi, seperti televisi, smartphone, AC, mesin cuci, kamera pengintai, dan telepon genggam.

Menurut statistik yang diterbitkan oleh Global E-Waste, jumlah limbah elektronik yang dihasilkan pada tahun 2019 adalah yang tertinggi di Asia (2,9 juta ton), diikuti oleh Amerika Serikat (13,1 juta ton) dan Eropa (12 juta ton).

Afrika dan Oseania masing-masing menghasilkan 2,9 juta ton dan 700.000 ton limbah elektronik, namun berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan karena terbukti mengandung zat beracun seperti merkuri . Aliran limbah elektronik yang tidak terdokumentasi mengandung hingga 50 ton merkuri.

Selain enam kategori limbah di atas, terdapat lebih dari 90 jenis limbah B3 yang diklasifikasikan dalam PP.101 Tahun 2014, dan perincian menurut sektor manufaktur dapat ditemukan dalam panduan lengkap kategori limbah tersebut.

Limbah B3 Setelah mengetahui jenis sampah dan risiko pembuangan yang tidak tepat, kita akan mulai membuangnya dengan benar.

Baca juga: Pentingnya Tempat Sampah

Sediakan Tempat Sampah di Lingkunganmu

Untuk mengatasi masalah sampah yang ada dilingkungan masyarakat, tempat sampah merupakan solusi untuk menghindari bencan seperti banjir, pencemaran lingkungan dan lain-lain. Tempat sampah yang kami berikan tersedia dengan harga terjangkau untuk Anda.

Kami menyediakan tempat sampah dengan kualitas terbaik mulai dari tempat sampah fiberglass, tempat sampah plastik HDPE, Gerobak Sampah,Kontainer Sampah, Gunting Taman, Gunting Rumput, Sapu lidi, Cangkrang, Golok, Cangkul, dan lainnya masih banyak lagi macamnya.

Tersedia Pilihan Tong Sampah

√ Tempat Sampah Besar Pilihan Terbaik

Jual Tempat Sampah Besar

Sejak masih kecil kita sering diajarkan untuk membuang sampah pada tempatnya dari guru kita atau dari orang tua kita. Namun semakin diabaikan dan bahkan dianggap sebagai substansi dan teori yang terlupakan.

Terkadang kita sangat tidak nyaman berada di tempat yang kotor penuh sampah dan kita sering mengeluh. Namun pada kenyataannya, sangat mudah untuk lupa membuang sampah, tetapi jika tidak ada yang memperhatikan kita kadang-kadang secara tidak sengaja membuang sampah sembarangan.

Karena sampah adalah akar dari semua penyakit, pengenalan sampah ini sangat penting. Apa hubungan antara sampah dan penyakit? Tentu sangat relevan, Sampah yang kita buang, terutama sampah basah, dapat menimbulkan bakteri, hewan kecil bahkan lalat jika dibiarkan dalam jangka waktu yang lama. Nah, dari lalat ini mereka akan terbang kemana-mana, dan dengan itu lalat akan menyebarkan virus dari penyakit seperti diare dan keracunan.

Jika Anda memiliki banyak sampah di rumah, Anda dapat memilih tempat sampah yang besar. Atau, jika Anda menjalankan restoran, kedai kopi, bar, supermarket, atau pasar. Anda jelas membutuhkan tempat sampah besar untuk membantu Anda mengambil sampah dan mengumpulkannya yang nantinya diangkut oleh truk sampah.

Baca Juga : Fungsi Warna Pada Tempat Sampah

Membersihkan Tempat Sampah Besar

Tempat sampah biasanya terdapat di luar rumah, namun jangan lupa untuk membersihkan tempat sampah yang besar juga. Tempat sampah yang besar membutuhkan penutup yang rapat untuk mencegah bau dan kuman keluar, bahkan dengan tutupnya, tempat sampah ini perlu dibersihkan. Mari kita berikan beberapa tips untuk membersihkan tong sampah besar:

  • Pertama, letakkan tempat sampah besar di luar garasi anda dapat menyimpannya di luar ruangan agar tidak merusak tampilan rumah Anda, tetapi jangan menyimpannya di dalam ruangan, yang terbaik adalah menempatkannya di dekat jalan di luar rumah.
  • Kedua, waktu terbaik untuk membersihkan tempat sampah besar adalah setelah pengumpulan sampah dan berhati-hatilah untuk tidak menggunakan tempat sampah sampai pembersihan selesai.
  • Ketiga, temukan tempat di mana Anda dapat terkena air atau lembab dan bersentuhan dengan sabun biasanya halaman rumah.
  • Keempat, semprotkan deterjen atau sabun botol ke seluruh sisi tempat sampah besar. Kemudian gunakan kuas untuk menggosok seluruh sisi secara detail. Jika tong sampah terlalu besar untuk disikat tempelkan sikat ke sapu atau tongkat yang panjang dan kokoh untuk mencapai bagian dalam tong sampah.
  • Kelima, bilas sampai bersih, jika masih ada kotoran anda bisa mencampurnya dengan air, deterjen atau pemutih. Kemudian rendam tempat sampah dalam larutan tersebut selama 15-30 menit setelah itu bilas hingga bersih tong sampah tersebut.

Baca : Pentingnya Menjaga Kebersihan di Lingkungan

Tempat Sampah Ideal Memiliki 3 Aspek Penting

Fungsi utama dari tempat sampah adalah untuk mengumpulkan sampah agar tidak mencemari rumah. Jika Anda kurang memahaminya, ini sering menjadi panduan bagi Anda saat memilih tempat sampah agar tidak terlalu memperhatikan hal-hal penting lainnya. Padahal, mendapatkan rumah yang bersih sangat penting sehingga ada banyak pertimbangan yang perlu Anda lakukan sebelum membeli tempat sampah rumah tangga ini. Apa saja?

Berikut adalah tiga hal yang perlu diperhatikan saat memilih tong sampah:

Posisi Peletakan Tempat Sampah

Sebelum membeli tong sampah, periksa dulu lokasi tong sampah. Ini karena lokasi mempengaruhi jenis tempat sampah yang Anda butuhkan, terutama dengan atau tanpa penutup.

Jika Anda ingin menyimpan sampah dapur di rumah seperti dapur, Anda perlu membeli tempat sampah dengan penutup, karena sampah dapur cenderung lembap dan berbau tidak sedap. Ini biasanya tidak terjadi jika Anda ingin meletakkannya di sebelah toilet yang menghasilkan sampah kering berupa kain lap atau bola kapas, tetapi tempat sampah tanpa penutup juga tidak apa-apa.

Kapasitas dan Fitur yang Tersedia

Selain yang dilihat dari segi tipenya, kapasitas daya tampung juga harus diperhatikan. Kapasitas yang lebih besar berarti tidak seperti tempat sampah yang lebih kecil, Anda tidak perlu membersihkannya beberapa kali sehari. Tempat sampah terisi dengan cepat dan perlu dibersihkan berkali-kali.

Selain itu, Anda perlu mempertimbangkan fitur yang tersedia di Recycle Bin. Selain itu, karena dilengkapi dengan fungsi pedal kaki dan tidak perlu membuka tutup tempat sampah secara manual, banyak bermunculan tempat sampah yang lebih baik dan mudah digunakan, contoh tempat sampah pedal yang biasa kami jual bisa dilihat dan dicek.

Baca juga: Cara Memilih Tempat Sampah Terbaik

Bahan Pembuatan Tempat Sampah

Hal penting yang harus diperhatikan saat membeli tempat sampah adalah bahan dasar pembuatannya. Apalagi jika tempat sampah diletakkan di tempat-tempat yang terkena sinar matahari langsung. Ini karena bahan dasar pembuatan mempengaruhi umur simpan keranjang yang dibeli.

Karya Erat menyediakan tempat sampah yang terbuat dari bahan plastik, tempat sampah bahan fiberglass, dan tempat sampah bahan stainless steel. Produk-produk tong sampah tersebut bisa anda pilih yang mana sesuai dengan kebutuhan.

Baca juga: 10 Manfaat Sampah Anorganik

Demikianlah tiga hal yang perlu dipertimbangkan saat membeli tong sampah. Jangan lewatkan pertimbangan ini karena Anda tidak ingin tempat sampah yang dipilih cepat rusak.

Ini adalah uraian singkat tentang cara membersihkan tempat sampah besar di rumah atau di tempat kerja yang mungkin selama ini Anda abaikan.

Saat ini, Anda bisa membeli produk secara online khususnya dari semua wilayah di Indonesia untuk mendapatkan tempat sampah yang berkualitas.

Anda dapat menemukan beberapa tempat sampah yang bagus di belanja online Karya Erat Untuk melihat contoh jenis, ukuran, dan warna tempat sampah, Anda juga dapat memilih tempat sampah dengan ukuran yang Anda butuhkan.

Artikel lainnya : Manfaat Ekonomi dari Pemilahan Sampah

Sediakan Tempat Sampah di Lingkunganmu

Untuk mengatasi masalah sampah yang ada dilingkungan masyarakat, tempat sampah merupakan solusi untuk menghindari bencan seperti banjir, pencemaran lingkungan dan lain-lain. Tempat sampah yang kami berikan tersedia dengan harga terjangkau untuk Anda.

Kami menyediakan tempat sampah dengan kualitas terbaik mulai dari tempat sampah fiberglass, tempat sampah plastik HDPE, Gerobak Sampah,Kontainer Sampah, Gunting Taman, Gunting Rumput, Sapu lidi, Cangkrang, Golok, Cangkul, dan lainnya masih banyak lagi macamnya.

Tersedia Pilihan Tong Sampah

Pabrik Tempat Sampah di Bogor

Jual Tong Sampah

Karya Erat merupakan produsen tempat sampah terbesar di Indonesia, sejak tahun 1999 sudah mulai memproduksi gerobak sampah, kontainer sampah, tong sampah fiberglass, dan produk alat kebersihan lainnya.

Produk yang diproduksi ditujukan untuk Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta termasuk lima wilayah DLH Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Jakarta Selatan, tentunya mensupply produk juga ke Suku Dinas Kebersihan, Setiap tahun produk yang dihasilkan digunakan untuk mengatasi masalah sampah yang ada dilingkungan masyarakat.

Masalah sampah yang tidak ada akhirnya bahkan sampai saat ini sampah masih menjadi piramida di bantar gebang dan menyebabkan pencemaran lingkungan di Bekasi. Untuk membantu pemerintah dalam menyelesaikan masalah tersebut, selaku produsen tempat sampah plastik setidaknya memberikan tempat atau wadah bagi masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya.

Baca Juga : Fungsi Warna Pada Tempat Sampah

Pengangkutan Sampah

Tempat sampah plastik banyak digunakan  setiap rumah untuk mendukung program membuang sampah pada tempatnya, setelah sampah dikumpulkan selanjutnya dibawa menggunakan gerobak dorong/gerobak sampah oleh petugas kebersihan dan kemudian setelah penuh ditumpukan sampah diangkut menggunakan mobil pengangkut sampah  yang biasa kita temui di jalan raya.

Mobil pengangkut membawa ke tempat pembuangan sampah (TPS) dan sampah tersebut akan dipilah oleh petugas sampah yang ada di TPS. Sampah tersebut diangkut truk sampah dan dibawa ke tempat pembuangan akhir (TPA).

Baca : Pentingnya Menjaga Kebersihan di Lingkungan

Permasalahan Sampah dan Solusinya

Pembuangan sampah yang tidak tepat dapat menyebabkan masalah besar. Karena penumpukan sampah atau tidak sengaja dibuang ke tempat terbuka akan menyebabkan pencemaran tanah dan juga mempengaruhi saluran air tanah.

Demikian pula, membakar sampah dapat menyebabkan pencemaran udara, dan membuang sampah ke sungai dapat menyebabkan pencemaran air, penyumbatan saluran pembuangan, dan banjir.

Selain itu, pembangunan (Eksploitasi) lingkungan merupakan isu terkait pengelolaan terutama di sekitar kota, sehingga banyak negara besar melakukan insinerasi atau pembakaran yang merupakan alternatif pembuangan sampah.

Baca juga: Cara Memilih Tempat Sampah Terbaik

Pada saat yang sama, masalah dengan proses ini adalah bahwa biaya pembakaran lebih mahal daripada sistem pembuangan akhir (sanitary landfill). Jika sampah ini digunakan dalam pertanian dalam jumlah besar, akan menimbulkan masalah karena logam berat yang terkandung.

Sampah adalah suatu bahan yang sudah terbuang atau dibuang dari sumber yang dihasilkan oleh manusia dan kegiatan alam, dan belum memiliki nilai ekonomis. Sampah berasal dari rumah tangga, pertanian, perkantoran, perusahaan, rumah sakit, pasar, dll. Secara garis besar sampah dibedakan menjadi :

  1. Sampah organik/basah, seperti sampah dapur, sisa restoran, sisa sayuran, sisa bumbu atau buah, dan sampah lainnya yang dapat membusuk secara alami.
  2. Sampah anorganik/kering, seperti: logam, besi, kaleng, plastik, karet, botol, dan sampah lainnya yang tidak dapat membusuk secara alami.
  3. Limbah B3, seperti baterai, botol obat nyamuk, jarum suntik bekas, dll.

Permasalahan sampah di Indonesia antara lain meningkatnya jumlah sampah yang dihasilkan oleh masyarakat, kurangnya tempat pembuangan sampah, sampah menjadi tempat tumbuh penyakit, dan sarang serangga dan tikus sebagai sumber pencemaran, menjadi sumber polusi dan pencemaran tanah, air dan udara, serta sumber dan habitat bakteri yang membahayakan kesehatan.

Artikel lainnya : Manfaat Ekonomi dari Pemilahan Sampah

Pengelolaan Sampah Alternatif

Untuk mengatasi masalah sampah secara keseluruhan, perlu dilakukan alternatif pengelolaan tempat pembuangan sampah merupakan pilihan yang cocok, alternatif-alternatif tersebut harus dapat menyelesaikan semua masalah pembuangan sampah dengan mendaur ulang semua sampah yang dibuang kembali ke ekonomi masyarakat atau kembali ke alam untuk mengurangi tekanan terhadap sumber daya alam. Untuk mencapai tujuan tersebut, tiga asumsi dalam pengelolaan sampah harus diganti dengan tiga prinsip baru.

Daripada berasumsi bahwa masyarakat akan menghasilkan lebih banyak sampah, lebih baik meminimalkan sampah dan pembuangan limbah harus dipisahkan.

Dengan cara ini, setiap bagian dapat dikomposkan atau didaur ulang secara optimal daripada dibuang ke sistem pengolahan limbah campuran saat ini. Industri harus mendesain ulang produknya untuk memfasilitasi proses daur ulang produk tersebut. Prinsip ini berlaku untuk semua jenis dan aliran sampah.

Pembuangan limbah campuran merusak dan mengurangi nilai bahan yang masih dapat digunakan kembali. Bahan organik akan mencemari bahan yang masih dapat didaur ulang, dan racun akan merusak kegunaan keduanya. Selain itu, semakin banyak aliran limbah yang berasal dari produk sintetis dan produk yang tidak mudah didaur ulang, perlu dirancang ulang untuk beradaptasi dengan sistem daur ulang.

Artikel lainnya: Pengertian Sampah Menurut Para Ahli

Tanggung Jawab Produsen dalam Pengelolaan Sampah

Namun, kendala terbesar untuk mendaur ulang adalah sebagian besar produk tidak dirancang untuk didaur ulang saat tidak lagi digunakan. Sebab, selama ini pengusaha belum mendapatkan insentif ekonomi yang menarik untuk melakukannya.

Extended Producer Responsibility (EPR) adalah pendekatan kebijakan yang mengharuskan produsen untuk menggunakan kembali produk dan kemasannya. Kebijakan ini memotivasi mereka untuk mendesain ulang produknya agar dapat didaur ulang tanpa bahan berbahaya dan beracun.

Baca juga: 10 Manfaat Sampah Anorganik

Sampah Bahan Berbahaya Beracun (B3)

Sampah atau limbah dari peralatan kesehatan merupakan faktor penting dalam jumlah limbah yang dihasilkan, beberapa di antaranya mahal biaya penanganannya. Namun, tidak semua limbah medis berpotensi menular dan berbahaya.

Jumlah sampah yang dihasilkan oleh fasilitas medis hampir setara dengan limbah umum dan kota. Memisahkan sampah pada sumbernya adalah yang paling tepat, karena potensi penularan penyakit dan bahaya dari sampah umum.

Sampah yang berpotensi terkontaminasi harus ditangani dan dimusnahkan, dan beberapa teknik non-insinerasi dapat mendisinfeksi limbah medis tersebut. Teknologi ini umumnya lebih murah, tidak terlalu rumit secara teknis, dan lebih sedikit menimbulkan polusi dibandingkan insinerator. Banyak jenis sampah kimia berbahaya, termasuk obat-obatan, berasal dari fasilitas kesehatan. Limbah ini tidak cocok untuk dibakar.

Beberapa, seperti Merkuri, harus dibuang, yang lain dapat didaur ulang dengan mengubah pembelian bahan, dan sisanya harus dikumpulkan dengan hati-hati dan dikembalikan ke pabriknya.

Studi kasus menunjukkan bagaimana prinsip-prinsip ini dapat diterapkan secara luas di banyak tempat, termasuk rumah sakit bersalin kecil di India dan rumah sakit umum besar di Amerika Serikat. Limbah proses industri umumnya tidak jauh berbeda dengan limbah rumah tangga atau medis, namun sebagian besar berbahaya secara kimiawi.

Baca juga: Sosialisasi Buang Sampah Pada Tempatnya

Produksi Bersih dan Prinsip 4R

Produksi bersih adalah desain ulang industri yang ditujukan untuk mengurangi produk sampingan yang berbahaya, polusi umum, dan produksi produk serta limbah yang aman dalam siklus ekologis.

Prinsip produksi bersih merupakan prinsip yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dengan menerapkan, misalnya, prinsip 4R. Sebisa mungkin meminimalkan produk dan bahan yang kita gunakan. Semakin banyak bahan yang kita gunakan, semakin banyak pula sampah yang kita hasilkan.

Prinsip Produksi Bersih merupakan prinsip-prinsip yang bisa digunakan dalam keseharian misalnya dengan melaksanakan Prinsip 4R, diantaranya:

  • Reduce (Mengurangi); sedapat mungkin meminimalkan produk dan bahan yang kita gunakan. Semakin banyak bahan yang kita gunakan, semakin banyak pula sampah yang kita hasilkan.
  • Reuse (Memakai kembali); Jika memungkinkan, pilih barang yang dapat digunakan kembali. Hindari barang sekali pakai (sekali pakai, buang). Ini memungkinkan Anda untuk memperpanjang masa manfaat barang Anda sebelum menjadi sampah.
  •  Recycle (Mendaur ulang); Bila memungkinkan, barang-barang yang tidak lagi berguna dapat didaur ulang. Tidak semua barang dapat didaur ulang, namun kini banyak industri dan rumah tangga yang memanfaatkan sampah tersebut untuk dijadikan barang lain.
  • Replace ( Mengganti); Lihat apa yang kita gunakan setiap hari. Ganti barang sekali pakai dengan barang yang lebih tahan lama. Selain itu, saat berbelanja, gunakan hanya produk yang ramah lingkungan, seperti mengganti kantong plastik dengan keranjang, dan berhati-hatilah untuk tidak menggunakan styrofoam karena tidak terurai secara alami.

Artikel lainnya: Pentingnya Memisahkan Sampah Organik dan Anorganik

Sediakan Tempat Sampah

Untuk itu kami menyediakan solusi untuk mengatasi masalah sampah yang ada dilingkungan masyarakat, harga tempat sampah yang kami berikan terjangkau untuk Anda.

Kami menyediakan tempat sampah dengan kualitas terbaik mulai dari tempat sampah fiberglass, tempat sampah plastik HDPE, Gerobak Sampah,Kontainer Sampah, Gunting Taman, Gunting Rumput, Sapu lidi, Cangkrang, Golok, Cangkul, dan lainnya masih banyak lagi macamnya.

Tersedia Pilihan Tong Sampah

error: Content is protected !!