10 Manfaat Sampah Anorganik 

Jual Tempat Sampah Plastik

Tempat sampah (trash can) adalah tempat penyimpanan sampah sementara yang biasanya terbuat dari logam atau plastik.

Di dalam ruangan, tempat sampah biasanya disimpan di dapur untuk membuang sisa kulit atau botol. Ada juga tempat sampah khusus untuk kertas kantor.

Beberapa tempat sampah memiliki tutup di atasnya untuk mencegah bau keluar dari tempat sampah. Kebanyakan harus dibuka secara manual, namun saat ini banyak orang yang menggunakan pedal agar tutup tempat sampah lebih mudah dibuka; tempat sampah dalam ruangan biasanya dilapisi kantong agar mudah dibuang, sehingga tidak perlu memindahkan tempat sampah saat memindahkan . Sudah penuh tinggal bawa kantong yang dilapisi ke tempat sampah dan ganti dengan yang baru. Ini membuat pembuangan sampah lebih mudah.

Baca Juga : Hal Terpenting dalam Menjaga Kebersihan

Empat Jenis Tempat Sampah Yang Wajib Diketahui

Melihat sampah yang berserakan pasti akan membuat kita tidak nyaman, solusinya adalah membuang sampah ke tempat sampah. Tapi tolong jangan membuang sampah sesuka hati. Indonesia secara langsung memiliki sistem pembuangan sampah yang baik, yang dapat membedakan tempat sampah berdasarkan warnanya.

Tempat sampah berfungsi untuk memisahkan jenis organik, non organik, B3 dan kertas. Biasanya kita sering melihat ada 4 warna tempat sampah yaitu hijau, kuning, merah dan biru.

  • Tempat sampah hijau yaitu tempat sampah organik yang digunakan sebagai bahan kompos, seperti daun, sayuran bekas, dll. Keberadaan tempat ini dapat mempercepat pengomposan karena telah terlepas dari bahan anorganik dan B3.
  • Tempat sampah berwarna kuning untuk tempat sampah non organik, seperti plastik bekas, plastik gelas air mineral bekas, dll. Karena jenis sampah ini, bisa lebih mudah digunakan sebagai kerajinan daur ulang atau di daur ulang di pabrik.
  • Tempat sampah merah B3 (bahan berbahaya dan beracun), seperti limbah kaca, gelas dan kaca, deterjen bekas, pengusir nyamuk, dll. Dengan adanya tempat sampah ini, agar tidak membahayakan orang lain.
  • Tempat sampah biru untuk kertas. Tulis di kertas bekas. Salah satu manfaatnya adalah mempromosikan proses daur ulang kerajinan tangan. Ini adalah fungsi dari tempat sampah berwarna berbeda, jadi kita bisa mengklasifikasikan barang yang bisa didaur ulang atau tidak bisa didaur ulang.

Baca : Pentingnya Menjaga Kebersihan di Lingkungan

Masalah sampah di Indonesia merupakan masalah yang rumit karena kurangnya pengertian masyarakat terhadap akibat yang dapat ditimbulkan oleh sampah dan meningkatnya taraf hidup masyarakat yang disertai dengan keselarasan pengetahuan tentang persampahan, partisipasi masyarakat yang kurang untuk memelihara kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya. Sehingga perlu dilaksanakan suatu cara untuk menangani masalah sampah tersebut sehingga fenomena sampah yang selama ini terjadi tidak menjadi masalah serius bagi masyarakat.

Daftar Sampah Anorganik yang Bisa Dimanfaatkan

  1. Botol plastik Dapat didaur ulang menjadi tempat pena
  2. Karton Dapat digunakan sebagai kerajinan bingkai foto
  3. Koran lama Dapat digunakan sebagai bahan dekorasi ruangan
  4. Pakaian bekas Dapat digunakan kembali / disediakan untuk lebih banyak orang yang membutuhkan
  5. Kaleng Dapat didaur ulang menjadi mainan anak-anak (mobil mainan, dll.)
  6. Kayu Bisa diubah menjadi kursi, meja, dll
  7. Tongkat es krim Dapat digunakan sebagai bahan kerajinan untuk membuat rumah mikro
  8. Botol kaca Bisa diubah menjadi lampu tidur
  9. Besi Bisa disulap menjadi kursi besi, meja besi dll
  10. Kaca Bisa diubah menjadi dekorasi rumah

Untuk itu kami menyediakan solusi untuk mengatasi masalah sampah yang ada dilingkungan sekitar. Kami menyediakan tempat sampah dengan kualitas terbaik mulai dari tempat sampah fiberglass, tempat sampah plastik HDPE, Gerobak Sampah,Kontainer Sampah, Gunting Taman, Gunting Rumput, Sapu lidi, Cangkrang, Golok, Cangkul, dan lainnya masih banyak lagi macamnya.

Tersedia Pilihan Tong Sampah

Untuk pemesanan tempat sampah silahkan customers menghubungi kontak kami yang tersedia di website ini. ataupun melalui chat whatsapp.

Sosialisasikan “Ayo, Buang Sampah di Tempatnya!” dan Lakukan Edukasi Pemilahan Sampah Untuk Menanamkan Pentingnya Menjaga Lingkungan Sejak Dini

Jual Tempat Sampah  

Sampah merupakan sisa dari sebuah produk atau barang yang tidak lagi digunakan, tetapi masih dapat didaur ulang sebagai barang berharga. Masalah sampah di Indonesia merupakan masalah yang serius. Menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), rata-rata produksi sampah di Indonesia 175.000 ton per hari atau setara dengan 64 juta ton per tahun. Dengan menggunakan asumsi berdasarkan data ini, setiap orang menghasilkan 0,7 kg sampah per hari.

Sampah adalah musuh lingkungan, karena menyebabkan dan mencemari lingkungan. Lingkungan yang tercemar oleh pembuangan sampah pada akhirnya akan menjadi kotor, usang dan berbau, serta akan menimbulkan penyakit. Sampah telah menyebabkan masalah pencemaran lingkungan yang serius di Indonesia.

Meski sudah diberi peringatan “Jangan membuang sampah sembarangan“, namun masih saja ngeyel dan tak didengar dan akhirnya akan menimbulkan lingkungan yang tercemar atau kotor. Pentingnya tempat sampah besar untuk menampung sampah-sampah.

Pentingnya menjaga lingkungan harus diusahakan sedini mungkin, dan sikap serta perilaku harus dibina untuk membuang sampah, karena anak-anak adalah generasi penerus bangsa, dan ketika besar nanti mereka berharap akan menjadi terbiasa. mereka tanpa diingatkan dan secara otomatis memikul tanggung jawab untuk melindungi lingkungan. Salah satu upaya untuk menanamkan pentingnya menjaga lingkungan adalah dengan sosialisasi dan edukasi untuk memisahkan sampah kepada anak sejak dini dan menyediakan tempat sampah yang memadai.

Baca Juga : Hal Terpenting dalam Menjaga Kebersihan

Sosialisasi Menjaga Kebersihan Lingkungan

Kegiatan sosial pertama kali memperkenalkan dan menghibur anak-anak (adik-adik) yang berpartisipasi dalam kegiatan dengan hangat. Kegiatan ramah tamah bertujuan untuk meningkatkan keakraban antar sesama anak-anak sehingga anak muda yang mengikuti kegiatan sosial juga dapat merasa nyaman. Kemudian juga memberikan informasi tentang sampah, seperti pengertian sampah, jenis sampah, bahaya yang ditimbulkan sampah, cara pembuangan sampah, dan informasi tentang persyaratan kualitas dan tempat sampah yang baik.

Selain itu juga mengajari adik-adik untuk melakukan tindakan khusus untuk mengurangi penggunaan sampah dalam kehidupan sehari-hari, terutama penggunaan sampah plastik. Salah satunya dengan menghemat jajan atau belanjaan sebanyak-banyaknya, dan usahakan untuk tidak menggunakan kantong plastik ekstra. Peranan tong sampah plastik sangat dibutuhkan untuk menampung sampah plastik yang berserakan.

Secara umum, adik-adik sudah mengetahui bahwa sampah harus dibuang di tempat sampah yang tepat untuk menjaga lingkungan, namun mereka belum sepenuhnya memahami bahaya yang mungkin ditimbulkan sampah, seperti bagaimana sampah bisa menimbulkan penyakit.

Banjir bahkan bisa menyebabkan kecelakaan. Oleh karena itu, brosur dan poster yang berisi semua materi yang disediakan dalam kegiatan sosial dibagikan kepada anak-anak peserta kegiatan agar anak-anak dapat mengulang dan mengingat kembali materi tersebut bahkan setelah kegiatan selesai.

Baca juga : Kenapa harus tempat sampah dari Produk Karya Erat ?

Pentingnya Pengolahan Sampah Organik

Jual Tong Sampah Organik  

Limbah makanan (food waste) adalah limbah sisa makanan. Limbah makanan ini tidak hanya berasal dari sisa makanan yang telah dikonsumsi, tetapi juga dari sisa makanan selama produksi. Terakhir, masalah limbah makanan dapat berdampak negatif bagi lingkungan dan manusia, sehingga harus segera diselesaikan.

Selain itu, limbah makanan juga bisa berasal dari empat proses.

  • Yang pertama adalah tingkat produksi, dimana pemborosan makanan dapat disebabkan oleh cuaca buruk, serangan hama dan gangguan distribusi.
  • Kedua, Limbah makanan olahan yang dihasilkan selama pemrosesan makanan.
  • Ketiga, hal yang paling umum adalah dalam proses penjualan, makanan yang tidak laku akhirnya menjadi sisa makanan.
  • Dan yang terakhir, dalam proses konsumsi makanan yang tidak dimakan berakhir di tempat sampah.

Dalam kegiatan sosialisasi juga diberikan materi pemahaman tentang sampah organik, sampah anorganik dan sampah B3 (bahan berbahaya dan beracun) guna memberikan pengetahuan kepada peserta tentang pentingnya pemilahan sampah dekomposabel dan sampah non biodegradable, tapi adik-adik masih asing dengan istilah sampah organik, sampah anorganik dan sampah B3 (bahan berbahaya dan beracun). Selain itu, adik-adik juga kesulitan untuk memisahkan sampah. Oleh karena itu, selain memberikan materi, juga menyediakan permainan sederhana “memilah sampah” untuk kegiatan bakti sosial dan acara tanya jawab berhadiah agar adik-adik lebih semangat dan lebih mudah dalam memahami setiap materi yang disampaikan serta memahami cara pemilahan sampah secara sederhana.

Baca : Pentingnya Menjaga Kebersihan di Lingkungan

Penyumbang Sampah Terbesar

Jual Tong Sampah  

Sampah makanan merupakan faktor penting dalam pembuangan sampah masyarakat. Menurut data Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup DKI Jakarta, dari 7.600 ton sampah yang dihasilkan setiap hari pada 2011, 4.050 ton merupakan sampah makanan. Jumlah ini setara dengan 668 ekor gajah Afrika yang mampu memberi makan hampir 12% populasi Indonesia atau sekitar 29 juta orang miskin. Faktor terbesar penyebab pemborosan makanan berasal dari keluarga. Masalah ini bukanlah masalah yang hanya terjadi di Indonesia. Menurut Friends of the Earth, komunitas internasional menghasilkan 1,3 ton limbah makanan setiap tahun.

Banyaknya makanan yang terbuang percuma disebabkan oleh tiga alasan utama diantaranya sebagai berikut:

  • Pertama, konsumsi masyarakat yang berlebihan. Konsumsi makanan tanpa kesadaran lingkungan akan meningkatkan jumlah limbah makanan yang dihasilkan.
  • Kedua, pengelolaan sampah yang terbilang buruk. Keberadaan limbah makanan memang tidak dapat dihindari, namun pengelolaan limbah makanan yang efektif dapat mengurangi jumlah limbah makanan yang terbuang percuma.
  • Terakhir, belum ada regulasi yang mengatur dan mengawasi sampah makanan. Memang, jika sisa makanan terbuang percuma, beberapa restoran akan mengenakan biaya tambahan. Namun hal ini hanya berlaku untuk beberapa restoran saja, dan penyebab terbesar sampah makanan tidak hanya restoran, tetapi juga hotel, restoran, supermarket, toko retail dan rumah tangga dan lainnya.

Begitu banyak limbah makanan merupakan masalah lingkungan yang serius. Limbah makanan dapat mencemari tanah dan air di sekitarnya, menyebabkan penurunan kesuburan tanah, dan mengancam organisme lain. Selain tanah dan air, limbah makanan organik juga menghasilkan gas metana yang berdampak langsung pada pemanasan global.

Limbah makanan yang terbuang juga akan menyia-nyiakan sumber daya produksi pangan, bahkan dapat menimbulkan ancaman ekonomi karena krisis pangan terus berlanjut hingga mengarah pada krisis pangan, karena makanan banyak terbuang di tempat sampah.

Cara Mengatasi Masalah Sampah

Untuk mengatasi masalah sampah makanan diperlukan pengelolaan sampah yang baik dan pengelolaan manajemen yang apik. Pengelolaan limbah yang baik dapat mengurangi dampak pencemaran yang disebabkan oleh limbah makanan. Selain itu, jika sampah dikelola dengan baik, sampah organik dapat dimanfaatkan untuk pembuatan kompos bahkan dapat diubah menjadi energi melalui fasilitas Intermediate Treatment Facility.

Manajemen pribadi berasal dari diri Anda sendiri. Setidaknya kita harus menyadari kemampuan kita untuk menghabiskan makanan yang dibeli atau dipesan. Jangan membeli makanan lebih banyak dari yang kita konsumsi. Sekalipun Anda telah membeli di luar kapasitas konsumsi kita, sumbangkan kepada mereka yang membutuhkan lebih banyak makanan sebelum kita mengkonsumsinya. Hal Ini lebih mulia daripada membuang makanan ke tempat sampah.

Tersedia Pilihan Tong Sampah

Untuk pemesanan tempat sampah silahkan customers menghubungi kontak kami yang tersedia di website ini. ataupun melalui chat whatsapp.

Tempat Sampah Memang Tidak Menarik, Tapi Sangat Dibutuhkan, Kenapa?

Jual Tong Sampah  

Apakah dilingkungan Anda sudah tersedia tempat sampah? Mungkin bagi kebanyakan orang, membahasnya tidak penting. Namun bagi lingkungan, hal ini sangat mendesak. Oleh karena itu, setiap ada acara, sebaiknya siapkan tempat sampah.

Meski tempat sampah yang mengganggu tetapi merupakan kebutuhan pokok dalam kehidupan manusia, namun harus diakui. Saya yakin ada tempat sampah di setiap rumah. Karena hampir setiap hari rumah tangga menghasilkan berbagai jenis sampah.

Baca : Pentingnya Biopori untuk Kebersihan di Lingkungan

Pertanyaannya, bila tempat sampah di rumah sudah penuh, kemana kita membuang sampah yang kita hasilkan? kemana coba?

Jika tinggal di desa, biasanya orang akan membawanya ke bagian belakang rumahnya. Menumpuk di sana. Beberapa membuat lubang, beberapa membuangnya, dan beberapa orang bahkan membakarnya. Namun, jika Anda tinggal di kota, bukan hanya sampah di dalam rumah, Anda juga akan menemukannya di pinggir jalan, di trotoar, di bawah pohon, atau terkadang terlalu kreatif-menggantungnya di pohon.

Baca Juga : Hal Terpenting dalam Menjaga Kebersihan

Solusi Menangani Sampah di Lingkungan

Untuk memudahkan dalam proses mengangkut sampah kita bisa menggunakan gerobak sampah, sampah-sampah yang telah dikumpulkan oleh setiap rumah kemudian diangkut dan dibawa oleh petugas kebersihan dilingkungan masyarakat.

Petugas kebersihan menggunakan bak sampah kontainer sehingga lebih besar kapasitas untuk membawa sampah yang telah dikumpulkan tersebut.

Tempat sampah mutlak diperlukan, tidak hanya di dalam rumah, tetapi juga di luar rumah. Sebagai tempat pengumpulan sampah sebelum pemulung mengumpulkan sampah, tujuannya agar tidak berserakan di mana-mana dan mencemari lingkungan.

Semakin banyak sampah, semakin besar ukuran tempat sampahnya. Berbagai ukuran dan jenis tong sampah banyak dijual di pasaran. Mulai dari 5 liter, 1200 liter hingga bak sampah besar 10 dan 6 kubik.

Anda dapat memilih ukuran sesuai dengan kebutuhan Anda. Bentuk tempat sampah juga bermacam-macam. Ada tempat sampah dengan tutup ayun, tempat sampah beroda atau tempat sampah dengan pedal. Belum lagi perubahan bahan yang digunakan. Ada tempat sampah plastik, fiber, zinc dan stainless steel.

Pentingnya Tempat Sampah

Kenapa manusia sekarang membutuhkan tempat sampah, karena jenis sampah sekarang sudah berbeda dengan dulu. Di masa lalu, manusia hanya terbatas pada kotoran di tubuh mereka, sisa pakaian lama dan kayu busuk bekas bahan bangunan, jadi satu-satunya cara untuk membuangnya adalah dengan menguburnya di tanah atau membuangnya ke sungai.

Sampah yang pada saat itu mudah terurai di tanah menjadi pupuk bagi tanah dan tanaman di sekitarnya, sebagian sampah yang dibuang ke sungai dikonsumsi oleh hewan air.

Namun, sekarang bahkan di banyak rumah produksi dan pabrik yang menghasilkan limbah yang berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan, limbah kini semakin beragam. Semua jenis sampah hanya diurai, namun waktu yang dibutuhkan berbeda-beda.

Baca juga : Kenapa harus tempat sampah dari Produk Karya Erat ?

Proses Penguraian Sampah

Layaknya sampah organik, dibutuhkan waktu yang singkat untuk terurai secara alami, sedangkan sampah non organik membutuhkan waktu yang lama, bahkan ada yang membutuhkan waktu ratusan tahun untuk terurai.

Bayangkan jika tidak ada tempat sampah di lingkungan kita? Bayangkan jika dalam satu keluarga ada 10 orang, setiap orang akan membuang 1 sampah setiap hari. Hitung 10 orang x 1 sampah x 30 hari = 300 sampah. Hanya ada satu keluarga, apakah hanya ada 50 keluarga di satu desa?

Karena setiap rumah membutuhkan tempat sampah maka tujuan dari tempat sampah tersebut adalah untuk menyediakan tempat khusus bagi masyarakat yang ingin membuang sampah organik dan non organik.

Dengan adanya tempat sampah tersebut, kita bisa menjaga kebersihannya karena tidak ada lagi sampah yang berserakan. Menggunakan tempat sampah juga dapat mengurangi pencemaran udara dan pencemaran lingkungan.

Baca : Pentingnya Menjaga Kebersihan di Lingkungan

Untuk itu kami menyediakan solusi untuk mengatasi masalah sampah yang ada dilingkungan sekitar. Kami menyediakan tempat sampah dengan kualitas terbaik mulai dari tempat sampah fiberglass, tempat sampah plastik HDPE, Gerobak Sampah,Kontainer Sampah, Gunting Taman, Gunting Rumput, Sapu lidi, Cangkrang, Golok, Cangkul, dan lainnya masih banyak lagi macamnya.

Tersedia Pilihan Tong Sampah

Untuk pemesanan tempat sampah silahkan customers menghubungi kontak kami yang tersedia di website ini. ataupun melalui chat whatsapp.

Pentingnya Memisahkan Sampah Organik dan Anorganik

  Jual Tong Sampah

Pentingnya Memilah Sampah dengan Tempat Sampah

Pernahkah Anda mendengar seruan sebelum membuang berbagai jenis limbah? Sebenarnya, apa manfaatnya melakukan ini?

Sampah adalah sampah atau sisa-sisa barang yang sudah tidak layak pakai lagi. Pada dasarnya sampah ini terbagi menjadi dua kategori yaitu sampah organik dan sampah non organik. Nah, sebenarnya kedua jenis sampah ini disarankan untuk dipisahkan dengan menggunakan tempat sampah.

Perbedaan paling mendasar antara kedua limbah tersebut adalah waktu yang dibutuhkan untuk penguraian. Sampah organik merupakan jenis sampah yang relatif cepat terurai. Di sisi lain, sampah non organik sulit terurai dan membutuhkan waktu yang lama.

Sekalipun sampah organik dibuang, sampah organik akan terurai dan hilang dengan sendirinya. Beberapa contoh sampah yang termasuk dalam kategori sampah organik antara lain sisa makanan, kulit, sisa makanan masakan dan daun-daun dari dapur. Sampah jenis ini juga bisa diolah kembali menjadi pupuk, pakan ternak, atau bahkan biogas.

Di sisi lain, sampah non organik umumnya akan sulit terurai. Daftar sampah tersebut antara lain botol minuman, plastik dan kaleng. Kalaupun dibakar, sampah tidak akan lama dimusnahkan. Namun ternyata sampah non-organik tetap memiliki nilai ekonomis dan dapat dimanfaatkan menjadi barang yang lebih bermanfaat.

Tempat sampah pilihan untuk Anda

dalam memilah sampah  ada beberapa rekomendasi tempat sampah untuk memilah dirumah diantaranya :

  • Tempat sampah besar
  • Tong sampah besar
  • Tempat sampah plastik
  • Tong sampah plastik
  • Tong sampah drum
  • Kotak sampah
  • Tempat sampah injak
  • Tempat sampah stainless
  • Tempat sampah organik dan non organik
  • Tempat sampah kecil
  • Tempat sampah fiberglass
  • Tempat sampah medis
  • Tempat sampah organik
  • Tempat sampah mini
  • Tempat sampah outdoor
  • Tong sampah luar rumah
  • Tempat sampah unik
  • Tong sampah kecil
  • Tong sampah fiber
  • Tempat sampah gantung
  • Tong sampah mini
  • Tong sampah biru
  • Tempat sampah dapur
  • Tong sampah organik dan non organik
  • Tempat sampah karakter
  • Tempat bakar sampah
  • Tong sampah stainless
  • Tong sampah unik
  • Tempat sampah tutup
  • Tempat sampah depan rumah
  • Tempat sampah roda
  • Tempat sampah b3
  • Tong sampah organik
  • Tong sampah drum plastik
  • Tempat sampah indoor
  • Tempat sampah portable
  • Tempat sampah 120 liter
  • Tempat sampah 50 liter
  • Tong sampah roda
  • Tempat sampah 100 liter
  • Tong sampah pintar
  • Tempat sampah swing

Nah, dengan mengolah kedua jenis sampah tersebut secara terpisah, sebenarnya dapat membantu mencegah terjadinya penumpukan sampah. Selain itu, pemilahan sampah organik dan non-organik dapat memudahkan dalam pemilihan dan penggunaan kembali jenis sampah sesuai dengan penggunaan sampah. Untuk menampung berbagai jenis macam sampah bisa menggunakan tempat sampah besar.

Baca Juga : Hal Terpenting dalam Menjaga Kebersihan

Memisahkan Sampah Bisa Membuat Hidup Lebih Sehat

Selain memfasilitasi pembuangan dan pasca-pengolahan, pembuangan sampah organik dan non-organik secara terpisah juga dapat mencegah terjadinya penumpukan sampah. Alasannya adalah, Sampah yang menumpuk akan menjadi sarang bakteri dan bakteri, sedangkan bakteri dan bakteri penyebab utama timbulnya penyakit.

Tak hanya itu, tumpukan sampah justru bisa menimbulkan pencemaran udara. Terkadang polusi udara dapat menyebabkan gangguan kesehatan, terutama yang berkaitan dengan paru-paru dan pernapasan. Tempat pembuangan sampah juga dapat menimbulkan masalah pada lingkungan dan juga dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Kegagalan dalam memisahkan dan menumpuk sampah dapat dengan mudah menyebabkan banjir.

Jika hal ini terjadi, sampah akan mencemari air sehingga menyebabkan manusia menderita penyakit yang berhubungan dengan kulit, seperti gatal-gatal. Dalam beberapa kasus, air yang terkontaminasi oleh tempat pembuangan sampah dapat menyebabkan mual, muntah, dan diare.

Kini, saat pembuangan sampah organik dan non organik dilakukan secara terpisah dengan cara memisahkan sampah menggunakan tong sampah fiber atau tong sampah plastik, banyak manfaat yang bisa dinikmati. Mulai dengan udara yang lebih sehat, lingkungan yang bersih, dan air yang terjamin.

Pembuangan sampah yang sesuai dengan jenisnya akan memudahkan untuk diolah kembali. Misalnya, membuang sampah non-organik ke dalam wadah akan memudahkan masyarakat yang ingin mengambil dan mendaur ulang sampah tersebut. Ia juga tidak perlu lagi membongkar tempat sampah, yang justru dapat menimbulkan gangguan kebersihan di lingkungan rumah.

Baca juga : Kenapa harus tempat sampah dari Produk Karya Erat ?

Pentingnya Memilah Sampah Rumahmu

cara memilah dengan tempat sampah  

Masyarakat Indonesia seringkali belum memahami pentingnya memilah sampah sebelum dibuang. Hal ini dikarenakan mereka tidak mengklasifikasikan sampah rumah tangga, sedangkan 66,8% masyarakat tidak mengklasifikasikan sampah dan memilih tidak membakar sampah berdasarkan kategorinya.

Selain itu, faktor yang menjadi penghambat masyarakat dalam memilah sampah adalah mereka merasa tidak ingin terganggu pemilahan sampah dan tidak perlu memilah sampah, karena di TPS / TPA tidak ada gunanya, sehingga tidak ada manfaatnya pemilahan sampah.

Ketidaktahuan kita tentang klasifikasi limbah berdampak besar pada lingkungan. Terlihat situasi TPST Bantargebang di Bekasi terus meningkat setiap tahunnya, yang berpotensi menimbulkan bencana seperti tanah longsor yang dapat merugikan masyarakat sekitar.

Baca : Pentingnya Menjaga Kebersihan di Lingkungan

Cara Memilah Sampah

Menyadari bahwa memilih sampah ini adalah tanggung jawab kami sebagai peserta pertama yang berkontribusi pada sampah harian kami. Dalam kehidupan sehari-hari banyak terdapat jenis sampah dari berbagai komponen yaitu sampah organik, plastik, logam, karet, kain, gelas dan kertas.

Sepertinya ada banyak jenis sampah? Ya, sebetulnya itu hanya sebuah komponen, padahal sampah terbagi dalam dua kategori yaitu sampah organik dan sampah anorganik.

Baca : Pentingnya Biopori untuk Kebersihan di Lingkungan

Berikut tips memilah sampah dengan benar berdasarkan zero waste:

Sampah organik termasuk sisa sayuran, makanan dan tulang. Sampah organik ini bisa dijadikan kompos, khususnya bagi pecinta tanaman yang bisa menghemat biaya. Sampah anorganik tidak cepat terurai, sehingga harus direklasifikasi pada saat membuang sampah anorganik. Karena ada sampah Tidak dapat didaur ulang.

Jenis-Jenis Sampah

Jenis sampah dibagi menjadi lima wadah, yaitu:

  • Daur ulang campuran, sampah terdiri dari tong, tempat sampah, kaleng, alumunium, kaca, dan benda berwarna putih. Saat menyortir, pastikan sudah dikeringkan sebelum dimasukkan ke dalam wadah agar tidak tercium bau air atau minyak.
  • Limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), limbah yang terdiri dari limbah aerosol atau semprotan, seperti semprotan obat nyamuk, aki bekas, ponsel rusak, kabel charger rusak, headphone rusak, dan perangkat elektronik lainnya.
  • Kertas dan karton seperti kwitansi atau kwitansi dikumpulkan bersama dalam wadah sampah khusus ini. Ohiya, untuk kertas bekas beras merah sebaiknya pisahkan dulu plastiknya dari sampahnya, lalu taruh plastiknya di sisa sampah, tapi ingat untuk membersihkan sisa makanan atau minyaknya dulu.
  • Limbah lainnya , limbah ini termasuk popok sekali pakai dan pembalut wanita. Sampah sangat sulit terurai, dan pembuangannya juga sulit. Jika kita telah mempertimbangkan untuk mengganti popok, alangkah baiknya untuk menghindari pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh sampah semacam ini.
  • Sampah Residu, sampah yang tidak bisa didaur ulang ini bisa dijadikan batu bata ekologis. Limbah tersebut antara lain kantong plastik, plastik laminasi atau produk isi, tape, styrofoam, kemasan mie instan, kain, dll.

Selain itu, setelah selesai memilah sampah, jangan khawatir semuanya terbuang percuma. Jika Anda membuang sampah yang sudah disortir, Anda bisa membuangnya dengan mencari lorong yang cocok di sekitar rumah.

Untuk itu kami menyediakan solusi untuk mengatasi masalah sampah yang ada dilingkungan sekitar. Kami menyediakan tempat sampah dengan kualitas terbaik mulai dari tempat sampah fiberglass, tempat sampah plastik HDPE, Gerobak Sampah,Kontainer Sampah, Gunting Taman, Gunting Rumput, Sapu lidi, Cangkrang, Golok, Cangkul, dan lainnya masih banyak lagi macamnya.

Tersedia Pilihan Tong Sampah

Untuk pemesanan tempat sampah silahkan customers menghubungi kontak kami yang tersedia di website ini. ataupun melalui chat whatsapp.

Penting Cara Mudah Pengelolaan Sampah untuk Menyelamatkan Lingkungan Kita

Jual Tempat Sampah

Tahukah Anda, rata-rata Anda akan menghasilkan 900 gram sampah setiap hari, artinya Anda menyumbang 392 kilogram sampah dalam setahun. Ini satu-satunya sampah yang dihasilkan oleh manusia, bisa dibayangkan berapa banyak sampah yang dihasilkan manusia setiap tahunnya? Nah, disinilah pentingnya pengelolaan sampah di rumah.

Tujuan pengelolaan sampah adalah menjadikan sampah bernilai ekonomis atau mengubahnya menjadi bahan yang tidak merusak lingkungan. Dengan pengelolaan sampah rumah tangga yang tepat, Anda dapat membantu mengurangi dampak negatif sampah terhadap lingkungan.

Bagaimana cara mengelola sampah dengan benar di rumah? Silakan lihat bagaimana cara melakukannya di bawah ini:

Baca Juga : Hal Terpenting dalam Menjaga Kebersihan

1. Klasifikasi Menurut Jenis Sampah

Langkah pertama dalam sistem pengelolaan sampah rumah tangga adalah memisahkan sampah menurut jenisnya. Secara garis besar sampah dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu sampah organik dan sampah anorganik.

Siapkan dua tempat sampah yang didedikasikan untuk setiap tempat sampah di rumah. Anda pasti sudah tahu bahwa sampah organik adalah sampah dari alam. Seperti sisa makanan atau daun. Dengan kata lain, semua sampah yang mudah terurai adalah sampah organik. Sementara itu, plastik, karet, gelas dan kaleng digolongkan sebagai sampah anorganik.

Dengan memisahkan sampah organik dari sampah anorganik, langkah selanjutnya akan memudahkan Anda dalam mengelola sampah di rumah.

Kompos Organik

2. Pengelolaan Sampah Organik

Cara paling mudah untuk mengelola sampah organik adalah dengan mengubahnya menjadi kompos yang bisa digunakan untuk berkebun. Namun, jika Anda tidak suka berkebun atau bau yang dihasilkan selama pengomposan, Anda bisa menyumbangkan sampah organik Anda kepada teman atau penjual tanaman yang tertarik berkebun. Karena mereka harus menerima pengomposan dengan senang hati.

Baca juga : Kenapa harus tempat sampah dari Produk Karya Erat ?

3. Pengelolaan Sampah Anorganik

Beberapa sampah anorganik yang dapat didaur ulang, seperti kertas, karton, botol kaca, botol plastik, kaleng, dll. Jika Anda tidak yakin apakah suatu kemasan makanan dapat didaur ulang, Anda dapat memeriksa tanda daur ulang pada kemasan makanan tersebut. Jika ada tanda daur ulang, maka kemasan makanan bisa didaur ulang. Bawalah sampah anorganik ke pusat daur ulang sampah terdekat atau serahkan ke pemulung.

4. Pengelolaan Limbah B3

Pilah limbah berbahaya ke pusat daur ulang. Petugas pusat daur ulang harus tahu cara mendaur ulang limbah berbahaya agar tidak merusak lingkungan.

Untuk produk elektronik yang sudah rusak atau berubah menjadi sampah, Anda dapat mengembalikannya ke perusahaan yang memproduksinya. Beberapa perusahaan elektronik menerima produk elektronik bekas untuk didaur ulang menjadi produk elektronik baru.

Baca : Pentingnya Menjaga Kebersihan di Lingkungan

5. Kurangi, Gunakan Kembali, dan Daur Ulang!

Kembangkan gaya hidup mengurangi, menggunakan kembali dan mendaur ulang sendiri, atau yang biasa dikenal dengan 3R. Biasakan untuk mengurangi penggunaan plastik atau bahan lain yang sulit terurai. Untuk menghemat penggunaan plastik, Anda bisa membaca lebih lengkap di artikel lain yang membahas tentang pola makan sampah plastik.

Kemudian, jangan lupa untuk menggunakan barang bekas agar bisa digunakan kembali. Ini seperti menggunakan botol plastik bekas sebagai pot bunga. Itu hanya sebuah contoh. Ada lebih banyak barang bekas yang tersedia untuk kreativitas!

Terakhir, jangan lupa untuk selalu mengumpulkan sampah yang bisa dikumpulkan kembali. Dengan membawa sampah ke pusat daur ulang, seperti yang telah dibahas di atas tentang pengelolaan sampah tidak berbau.

Jual Tong Sampah

Nah, sebagai seorang milenial, sudahkah Anda mengambil tujuh langkah untuk mengelola sampah di rumah demi planet tercinta kita? Jangan lupa bahwa hal paling mendasar yang harus Anda lakukan adalah membuang sampah di tempat yang sama!

Baca : Pentingnya Biopori untuk Kebersihan di Lingkungan

Untuk itu kami menyediakan solusi untuk mengatasi masalah sampah yang ada dilingkungan sekitar. Kami menyediakan tempat sampah dengan kualitas terbaik mulai dari tempat sampah fiberglass, tempat sampah plastik HDPE, Gerobak Sampah,Kontainer Sampah, Gunting Taman, Gunting Rumput, Sapu lidi, Cangkrang, Golok, Cangkul, dan lainnya masih banyak lagi macamnya.

Tersedia Pilihan Tong Sampah

Untuk pemesanan tempat sampah silahkan customers menghubungi kontak kami yang tersedia di website ini. ataupun melalui chat whatsapp.

Pengertian Sampah : Arti, Jenis-Jenis , dan Pengelolaan Sampah

Pengertian Sampah

Pengertian Sampah

Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, sampah merupakan suatu bentuk padat dari sisa-sisa kegiatan manusia sehari-hari dan / atau proses alam. Sampah adalah limbah padat dari kegiatan rumah tangga, pasar, perkantoran, hotel, hotel, restoran, dan industri, puing-puing bahan bangunan, dan puing-puing besi tua dari mobil bekas. Sampah merupakan produk sampingan dari aktivitas manusia.

Setiap aktivitas manusia pasti menghasilkan limbah atau sampah. Jumlah atau kuantitas sampah berbanding lurus dengan tingkat konsumsi komoditas atau bahan yang digunakan setiap hari.

Baca Juga : Hal Terpenting dalam Menjaga Kebersihan

Sumber sampah

Sampah dapat berasal dari berbagai kegiatan, seperti sampah rumah tangga, limbah pertanian, limbah konstruksi, limbah perdagangan dan perkantoran, serta limbah industri. Sampah terbesar yang dihasilkan berasal dari sampah rumah tangga.

Jenis sampah

Perbedaan sampah organik dan anorganik sampah dibagi menjadi tiga kategori, yaitu:

Sampah Organik atau Basah

Pengertian sampah organik (Sampah basah) adalah sampah yang berasal dari sumber hayati, seperti daun, sampah dapur, sampah restoran, sisa sayuran, dan sisa buah. Jenis limbah ini dapat terdegradasi secara alami (diurai atau dimusnahkan).

Sampah Anorganik atau Kering

Pengertian sampah anorganik (Sampah kering) adalah sampah yang tidak dapat didegradasi secara alami. Misalnya: logam, besi, kaleng, plastik, karet, botol, gelas.

Baca juga : Kenapa harus tempat sampah dari Produk Karya Erat ?

Sampah Berbahaya

Sampah jenis ini berbahaya bagi manusia. Misalnya: baterai, jarum suntik bekas, limbah bahan kimia beracun, limbah nuklir. Jenis sampah ini membutuhkan perlakuan khusus. Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, jenis sampah yang dikelola antara lain:

  1. Sampah Rumah Tangga
    Sampah dari kegiatan rumah tangga sehari-hari, tidak termasuk feses dan sampah tertentu.
  2. Sampah Limbah
    Limbah dari kawasan komersial, kawasan industri, kawasan khusus, fasilitas sosial, fasilitas umum dan / atau fasilitas lainnya.
  3. Sampah Spesifik
    Limbah yang mengandung limbah B3, limbah B3, limbah bencana, limbah pembongkaran gedung, limbah teknologi yang tidak dapat diolah dan / atau limbah yang dihasilkan secara teratur.

Baca : Pentingnya Menjaga Kebersihan di Lingkungan

Pengelolaan Sampah Terintegrasi

Konsep pengelolaan sampah terintegrasi meliputi beberapa tahapan yaitu pencegahan atau pengurangan (mencegah atau mengurangi penggunaannya), pengertian recycle dalam prinsip 3r adalah pengertian 3R reuse,recycle, recovery sebagai berikut:

  • Reuse (memperpanjang masa pakai atau reuse).
  • Recycle (mendaur ulang sampah menjadi produk baru),
  • Dan Recovery (menangkap energi dalam limbah atau menggunakan limbah sebagai sumber energi alternatif), pembuangan (jika semua metode yang disebutkan di atas dioptimalkan, pembuangan limbah adalah pilihan terakhir).

Pengelolaan Limbah dengan Sistem Independen dan Produksi

Pengelolaan sampah melibatkan partisipasi masyarakat untuk bersama-sama mengelola sampah. Arti dari salah satu prinsip pengolahan limbah reduce adalah Sistem tersebut menekankan kemandirian masyarakat dalam mengelola sampah yang dihasilkannya tanpa harus selamanya bergantung pada pemerintah.

Terkait pemberdayaan masyarakat kemudian diperlukan beberapa hal penting, termasuk mendorong aksi lokal dan memperkuat partisipasi. Masyarakat dan menjalin kemitraan dengan pemangku kepentingan. Selain itu, sistem tersebut menekankan pentingnya klasifikasi menurut rumah tangga yaitu kantong tempat sampah.

Setiap rumah tangga mengelompokkan sampah menurut jenisnya, seperti plastik, kertas, dan kaleng. Pengemasan atau sampah bekas digunakan untuk menjadi produk daur ulang, seperti tas, dompet, rak koran. Sampah anorganik lainnya juga bisa dijual. Sampah organik yang dihasilkan kemudian dimasukkan ke dalam ember atau ember dan dijadikan kompos.

Memanfaatkan Tempat Pembuangan Sampah untuk Pengelolaan Sampah

Bank sampah adalah tempat kasir bank sampah memberikan pelayanan kepada penabung sampah. Ruang penyimpanan sampah dibagi menjadi tiga ruangan atau loker untuk menyimpan sampah, yang kemudian dikumpulkan oleh pengepul atau pihak ketiga.

Pada prinsipnya pelayanan bank sampah sama dengan pelayanan bank umum, perbedaannya adalah menghemat sampah. Oleh karena itu, rumah tangga telah dipilah menurut jenisnya dan kemudian dibawa ke gudang sampah untuk menghemat biaya.

Bank sampah juga mengelola sampah dengan memberdayakan masyarakat. Masyarakat diajari untuk mendaur ulang sampah dan membuat kompos hingga sampah tersebut menjadi produk yang bernilai ekonomis.

Sampah Plastik

Pengertian sampah plastik merupakan salah satu makromolekul yang terbentuk melalui proses polimerisasi. Polimerisasi adalah proses penggabungan beberapa molekul sederhana (monomer) menjadi makromolekul (makromolekul atau polimer) melalui proses kimiawi.

Plastik adalah senyawa molekul tinggi unsur penyusun utamanya adalah karbon dan hidrogen. Untuk membuat plastik, nafta merupakan salah satu bahan baku yang umum digunakan.

Naphtha adalah bahan yang diekstrak dari minyak bumi atau gas alam. Plastik merupakan salah satu bahan yang banyak digunakan dalam pembuatan peralatan rumah tangga dan mobil. Semakin lama waktu penggunaannya bertambah, tentunya setelah tidak digunakan lagi akan menjadi sampah plastik.

Jenis-Jenis Plastik

Plastik dibedakan menjadi dua jenis, yaitu plastik termoplastik dan termoseting. Termoplastik adalah bahan plastik yang bila dipanaskan sampai suhu tertentu akan meleleh dan dapat dibentuk kembali menjadi bentuk yang diinginkan. Pada saat yang sama, jika plastik termoseting memiliki dibuat dalam bentuk padat dan tidak dapat didaur ulang dengan pemanasan.

Berdasarkan sifat dari kedua jenis plastik tersebut maka termoplastik merupakan salah satu jenis plastik yang dapat didaur ulang. Jenis plastik yang dapat didaur ulang diberi kode digital untuk memudahkan identifikasi dan penggunaan, seperti yang ditunjukkan pada gambar dibawah ini.

Jenis-jenis plastik

Polyethylene Terephthalate (PET / PETE)

Sebagian besar bahan plastik PET di dunia digunakan untuk serat sintetis (sekitar 60%), yang biasa disebut poliester pada tekstil PET (bahan dasar yang digunakan untuk kemasan botol menyumbang 30%). Botol PET / PETE semacam itu hanya direkomendasikan untuk sekali pakai. Terlalu sering digunakan, terutama untuk menyimpan air hangat, apalagi terlalu panas, akan menyebabkan lapisan polimer di dalam botol meleleh dan melepaskan karsinogen (yang dapat menyebabkan kanker). Biasanya tanda daur ulang PET tercetak di bagian bawah kemasan botol plastik.

High Density Polyethylene (HDPE)

High-density polyethylene (HDPE) merupakan bahan plastik yang aman digunakan karena memiliki kemampuan untuk mencegah reaksi kimia antara kemasan plastik HDPE dengan makanan atau minuman yang dibungkusnya. Dibandingkan dengan plastik dengan kode PET, HDPE memiliki sifat material yang lebih keras, keras, buram dan lebih tahan terhadap suhu tinggi. Biasanya dipakai untuk botol susu yang berwarna putih susu, tupperware, galon air minum, kursi lipat.

Polyvinyl Chloride (PVC)

Bahan ini lebih tahan terhadap bahan kimia, minyak, dll. Polyvinyl chloride (PVC) mengandung diethylhydroxylamine (DEHA), ketika plastik yang dikemas dengan makanan bersentuhan langsung dengan makanan, titik lelehnya adalah 70–140ºC, dan dapat bereaksi dengan makanan. Plastik ini dapat ditemukan pada plastik pembungkus (plastic wrap), botol, pipa, dan struktur bangunan.

Low Density Polyethylene (LDPE)

Jenis plastik LDPE memiliki sifat mekanik yang kuat, tembus cahaya, fleksibel dan permukaan kandungan lemak tinggi. Pada temperatur di bawah 60oC memiliki ketahanan yang tinggi terhadap senyawa, dan proteksi terhadap uap air tergolong baik, namun tidak baik untuk gas lain (seperti oksigen). Plastik ini dapat didaur ulang, cocok untuk barang yang membutuhkan kelenturan tetapi kuat, dan memiliki ketahanan kimia yang baik. Umumnya plastik jenis ini digunakan untuk wadah makanan, kemasan plastik, dan botol lunak.

Polypropylene (PP)

PP ditandai dengan botol transparan transparan atau berwarna. Polypropylene (PP) memiliki kekuatan lebih tinggi, bobot lebih ringan, permeabilitas uap rendah, dan ketahanan gemuk yang baik. Titik lelehnya adalah 165ºC. Biasa digunakan untuk menyimpan makanan, botol bayi, dan yang terpenting botol bayi, kantong plastik, film, mobil, mobil mainan, ember.

Polystyrene (PS)

Polystyrene adalah polimer aromatik yang dapat melepaskan stirena ke dalam makanan saat bersentuhan dengan makanan. Penggunaan bahan ini harus dihindari karena tidak hanya berbahaya bagi kesehatan otak, tetapi juga mengganggu hormon estrogen wanita, yang dapat menyebabkan masalah reproduksi, pertumbuhan dan sistem saraf, serta sulit untuk didaur ulang. Saat didaur ulang, bahan ini membutuhkan waktu lama. Bahan ini biasanya digunakan pada beberapa bahan seperti wadah styrofoam, tempat CD, dan karton telur.

Other

Bahan dengan tulisan Other berarti dapat berbahan SANstyrene acrylonitrile, ABS–acrylonitrile butadiene styrene, PC–polycarbonate, nylon. PC–polycarbonate, Dapat mengeluarkan Bisphenol A,

Bahan utama dalam makanan dan minuman Bisphenol A dapat menghancurkan sistem hormon dan kromosom ovarium, mengurangi produksi sperma dan mengubah fungsi kekebalan tubuh. Tidak disarankan untuk digunakan pada makanan atau minuman, karena saat suhu naik, BPA akan meresap ke dalam minuman atau makanan.

Untuk itu kami menyediakan solusi untuk mengatasi masalah sampah yang ada dilingkungan sekitar. Kami menyediakan tempat sampah dengan kualitas terbaik mulai dari tempat sampah fiberglass, tempat sampah plastik HDPE, Gerobak Sampah,Kontainer Sampah, Gunting Taman, Gunting Rumput, Sapu lidi, Cangkrang, Golok, Cangkul, dan lainnya masih banyak lagi macamnya.

Tersedia Pilihan Tong Sampah

Untuk pemesanan tempat sampah silahkan customers menghubungi kontak kami yang tersedia di website ini. ataupun melalui chat whatsapp.

Cara Membuat Tempat Sampah dari Botol Bekas

Bagi yang memiliki banyak botol bekas di rumah dan bingung bagaimana cara membuangnya, inilah saatnya untuk mengambil botol tersebut dan menggunakannya untuk dibuang menjadi barang yang bisa digunakan. Bahan dari botol bekas ini bisa dicetak menjadi wadah yang bisa menampung sampah. Lumayan bisa dipakai di rumah, jadi tidak ada sampah-ada sampah kecil berserakan.

Agar bisa menggunakan botol ini untuk membuat tempat sampah, kita bisa menggunakan botol air mineral, bahkan tidak lebih dari tutup botolnya.

Baca Juga : Hal Terpenting dalam Menjaga Kebersihan

Bagaimana Cara Menggunakan Botol Bekas untuk Membuat Tempat Sampah?

Mari kita simak tutorial berikut ini:

  1. Siapkan botol bekas dan gunakan sebagai tempat sampah. Jumlah botol yang banyak dan jumlah botol yang sedikit tentunya akan mempengaruhi ukuran tempat sampah yang kita buat. Jangan lupa bahwa botol tersebut harus bersih, jadi mohon diusahakan untuk membersihkan botol tersebut terlebih dahulu agar lebih bersih.
  2. Sekarang setelah Anda siap menggunakan botol bersih dan kering, proses selanjutnya adalah proses menyatukan botol. Kita bisa menggunakan lem sebagai perekat, kemudian merekatkannya dengan kabel dan gambar di bawah ini:
Cara Membuat Tempat Sampah dari Botol Bekas
Tempat Sampah dari Botol Bekas

Bagaimana hasilnya ? Keren bukan? Kita bisa mengubahnya menjadi tong sampah. Tentu saja, ini berkontribusi pada perlindungan lingkungan.

Baca juga : Kenapa harus tempat sampah dari Produk Karya Erat ?

Beberapa contoh model lain yang dapat Anda tiru untuk memanfaatkan limbah botol sebagai berikut :

Cara Membuat Tempat Sampah dari Botol Bekas
Model lain dari tempat sampah botol bekas

Kerajinan dari Botol Bekas

Daur ulang plastik adalah teknologi inovatif yang semakin populer. Selain mudah diimplementasikan, fakta membuktikan bahwa hobi ini juga dapat digunakan sebagai industri kerajinan tangan dengan potensi limbah botol plastik yang sangat besar.

Bagi yang benar-benar serius, tidak sulit sama sekali untuk berbisnis handicraft dengan botol bekas.

Ada banyak cara kreatif dan unik untuk mendaur ulang plastik menjadi berbagai kerajinan tangan yang bermanfaat untuk berbagai keperluan.

Bisa dijadikan mainan anak, kado ulang tahun yang kreatif atau produk unik dengan nilai ekonomis tinggi.

Banyak pula kerajinan tangan dalam botol bekas yang dapat diolah menjadi berbagai jenis mainan anak yang menarik dengan cara yang dapat dengan mudah diikuti oleh siapa saja.

Baca : Pentingnya Menjaga Kebersihan di Lingkungan

Kami menyediakan tempat sampah dengan kualitas terbaik mulai dari tempat sampah fiberglass, tempat sampah plastik HDPE, Gerobak Sampah,Kontainer Sampah, Gunting Taman, Gunting Rumput, Sapu lidi, Cangkrang, Golok, Cangkul, dan lainnya masih banyak lagi macamnya.

Tersedia Pilihan Tong Sampah

Untuk pemesanan tempat sampah silahkan customers menghubungi kontak kami yang tersedia di website ini. ataupun melalui chat whatsapp.

error: Content is protected !!